Bupati Tapanuli Utara MoU Dengan Dirut PT Serayu Grup Dalam Program Penanaman Pohon Tumpang Sari

Iklan Semua Halaman

Bupati Tapanuli Utara MoU Dengan Dirut PT Serayu Grup Dalam Program Penanaman Pohon Tumpang Sari

Media DPR
Rabu, 23 September 2020

TARUTUNG | MEDIA-DPR.COM,  Komitmen PT Serayu Makmur Kayuindo untuk ketahanan pangan tak perlu diragukan lagi hal ini terbukti pada kerjasama dengan Pemkab Tapanuli Utara untuk menanam pohon. Menurut Direktur Utama PT. Serayu Group, Hasan  bahwa kerjasama ini bertujuan untuk mensejahterahkan dan membangun potensi daerah-daerah di seluruh Indonesia khususnya di kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara terutama dalam program penanaman pohon secara tumpang sari.


"Saya sampaikan terimakasih kepada bupati Tapanuli Utara berserta Jajarannya yang telah menerima kehadiran saya untuk menyampaikan hasil riset Perusahaan saya sendiri sejak tahun 1996 yang bergerak di bidang usaha kayu lapis  dan Konsultan Penanaman pohon secara tumpang sari," ujar Hasan kepada MEDIA-DPR.COM, di Tarutung, Tapanuli Utara, Senen (21/09/2020)

Dikatakan Hasan bahwa hasil riset maupun temuan dirinya diharapkan dapat bermanfaat  untuk bersinergi dengan  pemerintah daerah di berbagai Kota/Kabupaten dan Provinsi di seluruh Indonesia sehingga bisa mensejahterakan perekonomian rakyat melalui penanaman pohon secara tumpang sari.



'Untuk lahan satu hektar  menanam pohon dengan tumpang sari tanaman palawija yaitu pangan hasilnya bila sekali panen minimal satu tahun bernilai 3 milyar," tuturnya.


Masih menurut Hasan bahwa kedepan kita akan menghadapi krisis air dan pangan, oleh karena itu, saat dirinya ketemu dalam acara seminar dengan Gubernur Sumatera Utara kemudian ia di undang Ibu Helen Nababan sebagai penghubung mempertemukan dengan pemerintah daerah Kabupaten Tapanuli Utara,

agar kami dari PT. Serayu Group menyampaikan sosialisasi program penanaman pohon secara tumpang sari untuk segera menyiapkan lahan dalam rangka menghadapi ketahanan pangan di ere industri 4.0


"Kehadiran kami PT.Serayu Grup setelah MoU dengan  Pemkab Tapanuli Utara ini, tentunya sinergi dengan rakyat selain memberikan sosialisasi program penanaman pohon secara tumpang sari, kami juga memberikan kepada Bupati dan Kepala Desa bibit pohon  secara cuma-cuma alias gratis," terangnya.


Lebih lanjut Hasan menambahkan, saat Ini tanpa kita sadarai kita telah dijajah oleh negara yang memproduksi produksi narkoba, oleh karena itu harus lawan Narkoba dengan berhentilah beli narkoba dan  jangan mau di hasut oleh ego asing melalui LSM serta hindari  perbuatan tercela perjudian online. 


"Saat ini rakyat kita sudah susah jangan mau dibikin susah lagi, kita lawan narkoba, hasutan dan perjudian online dengan berbuat baik secara nyata pastinya di bidang perkayuan dan pangan," tegasnya.


Lanjutnya sehingga ekonomi rakyat kuat negara kita akan kondustif karena tidal lagi mau dijajah dan  kedepannya kami PT Serayu Grup akan membangun Industri perkayuan. Karena harga jual kayu dari Indonesia keluar negeri itu lebih mahal seperti Kayu meranti

Kayu Jabon kayu endemik Kalimantan untuk bahan pollywood dan Kayu Albasia untuk bahan Kayu lapis


"Saya ucapkan terimakasih atas apresiasi bapak Nikson Nababan sebagai Bupati Tapanuli Utara yang mengharuskan masyarakatnya untuk menanam pohon, karena bidang  perkayuan sangat bermanfaaf untuk perekonomian rakyatnya," Imbuhnya 


Ditempat yang sama  Bupati Tapanuli Utara Drs.Nikson Nababan, M.Si dalam arahanya menyambut baik kehadiran Dirut PT.Serayu Grup Hasan berserta rombongan tim PT.Serayu Group, kami sangat mendukung program penanaman pohon secara tumpang sari yang bermanfaat untuk ketahanan pangan khususnya masyarakat Kabupaten Tapanuli Utara.


'Saya nyatakan secara langsung  MoU dengan PT. Serayu Group, Progam Penanaman pohon secara tumpang sari tanaman palawija ini, karena dapat memberikan harapan baru buat perekonomian rakyat Indonesia termasuk masyarakat di Tapanuli Utara," terangnya.


Bupati Nikson berharap kepada PT. Serayu Grup agar  setelah MoU ini segera merealisasikan pemberian bantuan bibit pohon kepada para lurah perwakilan masyarakat di Kabupaten Tapanuli Utara.


"Saya berharap dengan penanaman pohon secara tumpang sari ini selain pohon kayunya  sebagai penahan bencana longsor dan penyimpan air juga hasil penjualannya kayu dan tumpang sari palawijanya  untuk menambah  kesejahteran perekonomian masyarakat," tandasnya.


Turut hadir dalam MoU tersebut selain Bupati Nikson Nababan dan jajaranya juga perwakilan 5 kepala desa se kecamatan Pangaribuan yang didamping koordinator Helen Nababan.(S handoko)

close
Info Pasang Iklan