Dinilai Berdedikasi Tinggi, Pemkab Sarolangun Dapat Penghargaan Dari BKN Terkait Seleksi CPNS 2018

Iklan Semua Halaman

.

Dinilai Berdedikasi Tinggi, Pemkab Sarolangun Dapat Penghargaan Dari BKN Terkait Seleksi CPNS 2018

Media DPR
Rabu, 04 November 2020

 


SAROLANGUN JAMBI | MEDIA-DPR.COM, Pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun mendapatkan penghargaan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). 


Penghargaan tersebut diberikan dikarenakan Pemkab sarolangun dinilai memiliki dedikasi dan integritas yang tinggi dalam pelaksanaan seleksi CPNS formasi tahun 2019 pada wilayah kerja kantor regional VII BKN Pelambang.



Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh BKN di hotel mercure, Bengkulu, Selasa (03/11) kemarin kepada para Bupati yang mendapatkan penghargaan. 


Kegiatan itu dihadiri wakil Kepala BKN RI Supranawa Yusuf, SH, MPA, bertepatan dalam acara evaluasi peyelenggaraan SKB wilayah kanreg VII BKN yakni wilayah Provinsi Jambi dan Provinsi Bengkulu. 


Untuk Pemerintah Kabupaten Sarolangun, penghargaan diterima oleh Sekretaris Daerah Ir Endang Abdul Naser, mewakili Bupati Sarolangun. Turut hadir juga Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sarolangun H A Waldi Bakri, S. Ip, S. Sos, MM serta jajarannya dan tamu undangan lainnya. 



Kepala BKPSDM Sarolangun H A Waldi Bakri mengatakan bahwa tentunya penghargaan ini didapatkan tidak lepad dari kerja keras yang selama ini dilakukan oleh tim panitia seleksi CPNS Kabupaten Sarolangun, khususnya jajaran BKPSDM Sarolangun yang solid dan berkomitmen dalam mensukseskan pelaksanaan seleksi CPNS Kabuoaten Sarolangun dengan baik, kreatif, inovatif dan transparan.


"Terimakasih atas kerjasama dan kontribusi semua pihak terkait, sehingga pelaksana cpns ini dapat kita laksanakan dengan baik dan lancar, semoga tetap terjalin sinergitas menuju Sarolangun yg lebih maju dan sejahtera," katanya. 


Ia berharap juga kedepan agar seluruh jajaran BKPSDM Sarolangun untuk terus berupaya lebih komit dalam meningkatkan penyelenggaraan penerimaan CPNS di masa yang akan datang. 


Sebab, penghargaan ini merupakan untuk kedua kalinya didapatkan oleh Pemkab sarolangun dalam pelaksanaan seleksi cpns dengan menerapkan sistem Compiter Assisted Test (CAT) sesuai dengan petunjuk tekhnis yang dilakukan oleh BKN RI selaku Panitia Seleksi Nasional (Panselnas). 


"Ini untuk kedua kali kita dapatkan penghargaan yang serupa. Pertama di Yogyakarta pada seleksi CPNS formasi tahun 2018 lalu," katanya. 


Kronologi Tahapan Seleksi CPNS Di Lingkungan Pemkab Sarolangun 


Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) sukses dalam melaksanakan setiap tahapan pelaksanaan perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2019.


Bagaimana kisahnya, ini kronologis atau perjalanan tahapan pengadaan cpns di lingkungan Kabupaten Sarolangun, yang dimulai dari pengusulan formasi hingga saat ini telah diumumkan hasil kelulusan pada 30 Oktober 2020 lalu.


Dibawah kepemimpinan Bupati Sarolangun Drs H Cek Endra, yang terus memberikan dorongan dan arahan kepada BKPSDM Sarolangun untuk berusaha semaksimal mungkin dalam memberikan informasi terbaru dan pelayanan dalam setiap tahapan seleksi CPNS dengan harapan bahwa Seleksi CPNS bisa berjalan dengan tertib dan lancar. 


Selain itu, penerimaan CPNS ini bisa memberikan peluang dan kesempatan seluas-luasnya bagai seluruh masyarakat yang tidak hanya berdomisili di Kabupaten Sarolangun saja sehingga test ini berjalan secara kompetitif. 


Bupati Sarolangun Drs H Cek Endra berharap pada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun pada tahun 2020 ini dapat melahirkan para PNS yang berkualitas sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. 


Sebagaimana diketahui, pada penerimaan CPNS di lingkungan Kabupaten Sarolangun ada sebanyak 5.231 orang yang dinyatakan lulus bahan atau administrasi, dan mengikuti tes SKD CPNS pada 24-26 Februari 2020. 


Sementara ada formasi 193 orang yang terpilih dalam perekrutan CPNS kali ini, terdiri dari 95 formasi tenaga pendidikan, 53 formasi tenaga kesehatan dan 45 formasi untuk tenaga tekhnis lainnya. 


"Ya, sama seperti tahun lalu, kita juga dapat formasi 193 orang untuk tahun 2020, kita berharap terpilih pns yang sesuai dengan kebutuhan KITA, dan tentunya terpilih orang yang berkualitas sesuai dengan kriteria formasi yang kita dapatkan," kata Cek Endra kala itu. 


Bupati dua priode ini juga meyakini dengan sistim perekrutan CPNS ini dengan menerapkan sistim Computer Assisted Test (Test) akan mampu mewujudkan harapannya itu dalam mendapatkan PNS yang berkualitas. 


"Kami yakin dengan sistim tes cpns yang ketat (CAT. Red) hari ini akan terpilih orang yang berkualitas dan sesuai dengan kriteria sesuai dengan formasi yang kita dapatkan. Mudah-mudahan itu segera terlaksana, dan kami dapat tambahan pegawai yang baru, yang lebih baik untuk memenuhi kekurangan tenaga kita terutama guru, di daerah terpencil," katanya. 


Sementara itu, Kepala BKPSDM Sarolangun H A Waldi Bakri, S. IP, S. Sos, MM, mengatakan bahwa memang pengadaan CPNS pada tahun ini diharapkan bisa menghasilkan lulusan yang berkualitas sehingga bisa memberikan kontribusi positif bagi Pembangunan Negara, khususnya untuk menjadikan Kabupaten Sarolangun dan Provinsi Jambi yang lebih Maju dan Sejahtera. 


Kata pria yang pernah menjadi camat teladan tingkat provinsi Jambi ini, bahwa tahapan pengadaan CPNS di lingkungan Kabupaten Sarolangun, awalnya dimulai dari Tahapan Penetapan Formasi. 


Ia menceritakan bahwa pada tanggal 13 Juni 2019 yang lalu, Pemerintah Kabupaten Sarolangun melakukan Input data melalui aplikasi e-Formasi Kemenpan & RB dan secara administrasi melalui Surat Bupati Sarolangun Nomor : 800 /927/IPK-BKPSDM/2019 untuk mengusulkan sebanyak 558 Formasi. 


Kemudian Pada Tanggal 12 Agustus 2019 melalui Surat Bupati Nomor : 800 /1.295/IPK-BKPSDM/2019 dari Total usulan 558 berdasarkan rasio formasi 30% CPNS : 70% PPPK sehingga diperoleh Formasi CPNS sebanyak 210 dan PPPK sebanyak 358. 


"Pada tanggal 17 Oktober 2019 dengan Surat Keputusan Menpan RB No.606 Tahun 2019 tanggal 17 Oktober 2019 Formasi Kabupaten Sarolangun ditetapkan sebanyak 193 Formasi CPNS. Untuk Tahapan Pengadaan, pada tanggal 30 Oktober 2019 dengan surat Keputusan Menpan RB No.23 Tahun 2019 memberikan arahan tentang Kebutuhan dan Petunjuk Kriteria dan pelaksanaan," kata Waldi. 


Ia menjelaskan melalui Keputusan Bupati Sarolangun Nomor 495/BKPSDM/2019 bahwa Formasi CPNS Kabupaten Sarolangun terdiri dari Formasi Cumlaude : 3 Orang, Formasi Disabilitas : 4 Orang dan Formasi Umum : 186 Orang. 


Kemudian pada tanggal 11 November 2019 Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengumumkan Pengumuman Penerimaan CPNS Kab.Sarolangun dengan Surat Pengumuman No.810/1.942/ BKPSDM/2019 dan No.810/1.942/ BKPSDM/2019 bahwa periode pendaftaran penerimaan CPNS dimulai dari tanggal 11 s.d 27 November 2019. 


Lalu dilanjutkan dengan Proses Verifikasi Berkas Lamaran dan Pengumuman Hasil verifikasi admnistrasi mulai dari tanggal 27 November s/d 15 Desember 2019, dengan Jumlah Total Pelamar sebanyak 5.787 dimana yang lulus seleksi administrasi sebanyak 5.015 pelamar dan yang tidak lulus adalah sebanyak 772 pelamar. 


Tahapan berikutnya adalah Masa Sanggah, yang dimulai pada tanggal 16 s/d 18 Desember 2019 dan Pengumuman Hasil Sanggah tanggal 26 Desember 2019. 


Para tahapan ini pihaknya mengakumulasi dengan total pengajuan sanggah sebanyak 377 dengan rincian sanggah yang diterima sebanyak 219 dan yang ditolak sebanyak 158 sehingga total yang lulus seleksi administrasi setelah masa sanggah menjadi 5.234 pelamar. 


Pada tanggal 16 Januari 2020, menindaklanjuti Surat Kemenpan & RB, Nomor : B.34/M.SM.01/2020, tentang Pengumuman Peserta Seleksi CPNS P1TL terdapat calon peserta yang masuk kategori tersebut sebanyak 13 Orang. 


"Dari jumlah 13 orang tersebut sesuai ketentuan aturan, 10 orang menyatakan akan mengikuti ulang Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) dan 3 Orang Tidak mengikuti SKD. Sehingga total pelamar yang ikut SKD dari Total 5.234 berkurang menjadi 5.231 pelamar sesuai dengan pengumuman No.810/248/ BKPSDM/2020 tanggal 21 Januari 2020, "katanya. 


Tahapan selanjutnya adalah Pengumuman Jadwal Pelaksanaan SKD CPNS 2019 dari BKN Regional VII Palembang melalui Surat Nomor: 029/KR.VII/BKN.K/I/ 2020, tanggal 26 Januari 2020 dan Nomor: 052/KR.VII/BKN.K/II/ 2020 tanggal 12 Februari 2020 tentang Jadwal Pelaksanaan Seleksi CPNS menggunakan CAT Formasi 2019 dengan system Cost Sharing yang semula direncanakan mulai tanggal 23-24 Februari 2020 direvisi menjadi tanggal 24-26 Februari 2020.


Kemudian Pemerintah Kabupaten menindaklanjutinya melalui Surat Pengumuman No.810/272/ BKPSDM/2020 tanggal 13 Februari 2020, tentang hasil seleksi administrasi CPNS Pelamar P1/TL dimana dari total peserta sebanyak 5.231 dibagi menjadi 8 sesi. 


"Bapak Bupati beserta Tim Pelaksana Seleksi CPNS, dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Sarolangun, berusaha secara maksimal untuk bisa memberikan informasi dan pelayanan dalam setiap tahapan seleksi cpns ini, semoga seleksi ini berjalan dengan sukses," katanya. 


Usai pelaksanaan seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS dilaksanakan, tahapan berikutnya dilakukan rangkaian Seleksi Kompeten Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun tahun 2019 yang awalnya sempat tertunda akibat dampak penyebaran virus corona (Covid-19). 


Namun dengan berjalannya waktu, pelaksanaan SKB CPNS tetap dilakukan meski ditengah upaya pencegahan dan penyebaran virus corona, yang melalui proses yang panjang. 

Test SKB CPNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun akan dilaksanakan selama dua hari pada 15-16 September 2020 mendatang, yang bertempat di Hotel BW Luxury Jambi. 

Kepala BKPSDM Sarolangun, H A Waldi Bakri, S. Ip, S. Sos, MM menjelaskan penundaan Pelaksaan test SKB CPNS ini sebelumnya berberdasarkan surat Menpan RB Nomor  dengan nomor B/318/M.SM.01.00/2020 tanggal 17 Maret 2020 mengenai Penundaan Jadwal SKB. 

Dan kemudian telah secara resmi test SKB dilanjutkan kembali berdasarkan surat Menpan RB nomor B:611/M.SM.01.00/2020 tertanggal 16 Juli 2020 yang ditujukan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di Pusat dan Daerah serta Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) tentang Rencana Pelaksanaan SKB Seleksi CPNS Formasi Tahun 2019. 

Berdasarkan tahapan sebelumnya, yaitu Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) yang hasilnya telah diumumkan tanggal 22 Maret 2020 pada pengumuman Nomor : 810/643/BKPSDM/2020 mengenai hasil seleksi SKD Kabupaten Sarolangun, Jumlah Peserta SKB seleksi CPNS Formasi tahun 2019 Kabupaten Sarolangun adalah sebanyak 343 Peserta. 

"Pelaksanaan SKB CPNS inikan tertunda setelah pelaksanaan SKD kemarin dan akhirnya oleh kemenpan dan bkn, ada Skb dilaksanakan sesuai surat bkn regional VII kami diminta untuk dilakukan persiapan awal, maka kami melakukan persiapan. Pelaksanaan tetap di hotel bw luxury, dan dilaksanakan pada tanggal 15-16 September 2020, untuk Kabupaten Sarolangun," katanya. 

Kata Waldi, tahapan persiapan pelaksanaan SKB yang dilaksanakan Kabupaten Sarolangun berdasarkan Surat Kepala BKN Nomor : K26-30/V 116-4/99 tanggal 27 Juli 2020 tentang Jadwal Pelaksanaan Seleksi Penerimaan CPNS Formasi Tahun 2019 adalah Pendaftaran Ulang SKB, yang diumumkan Panitia Seleksi Daerah Kabupaten Sarolangun pada tanggal 30 Juli 2020 dengan pengumuman Nomor : 810/1485/BKPSDM/2020 mengenai Pendaftaran ulang dan Ketentuan SKB. 

"Pada tahapan ini, peserta diberikan kesempatan untuk memilih lokasi ujian berdasarkan domisili pada aplikasi SSCN Panitia Seleksi Nasional dari tanggal 1 s.d 7 Agustus 2020," katanya. 

Kemudian berdasarkan hasil Aplikasi SSCN tersebut, dan Surat Kepala Kantor Regional VII BKN Nomor : 304.a/KR.VII/BKN.K/VIII/2020 tanggal 14 Agustus 2020 tentang Jadwal SKB Formasi Tahun 2019, pelaksanaan SKB Sarolangun terbagi menjadi 9 (sembilan) Titik Lokasi Ujian dengan rincian. 

1.Di Hotel BW Luxury Jambi diikuti sebanyak 312 orang peserta. 


2.di BKN Pusat sebanyak 4 orang peserta


3. Di Kanreg I BKN Yogyakarta sebanyak 1 orang peserta; 

4.di UPT BKN Ambon ada 1 orang peserta 


5. Di Kanreg VI BKN Medan sebanyak 4 orang peserta. 


6. Di Kanreg VII BKN Palembang sebanyak 7 orang peserta


7.di UPT BKN Bengkulu ada 4 orang peserta. 


8. Di Kanreg XII BKN Pekanbaru sebanyak 2 orang peserta. 


9. Di kantor UPT BKN Padang sebanyak 8 orang peserta. 

"Panitia seleksi daerah Pengadaan CPNS Kabupaten Sarolangun bertanggung jawab pada pelaksanaan kegiatan SKB Kabupaten Sarolangun di titik lokasi Hotel BW Luxury Jambi, sedangkan tanggung jawab penyelenggaraan di titik lokasi lain pada 8 (delapan) Kantor/UPT BKN didelegasikan kewenangannya menjadi tanggung jawab Kantor/UPT BKN tersebut melalui Surat Kuasa Pendelegasian oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun selaku ketua Panitia Seleksi Daerah Kabupaten Sarolangun, "katanya. 


Tak hanya itu, Waldi juga menambahkan bahwa dengan merujuk kepada Surat Kepala BKN Nomor : 17/SE/VII/2020 tentang Prosedur Penyelenggaraan Seleksi dengan Metode CAT BKN dengan Protokol kesehatan Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease (COVID19) dan Surat Kepala Kantor Regional VII BKN Nomor : 304.a/KR.VII/BKN.K/VIII/2020 tanggal 14 Agustus 2020 tentang Jadwal SKB Formasi Tahun 2019. 

Maka nantinya, pelaksanaan ujian SKB Kabupaten Sarolangun akan menerapkan Protokol Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian COVID19, berlokasi di Hotel BW Luxury Jambi selama 2 (dua) hari pada tanggal 15 s.d 16 September 2020 dengan jumlah 312 Peserta. 

Pihaknya juga berkoordinasi dengan tim gugus tugas covid-19, agar pada Pelaksaan test Skb dilakukan pengecekan dari awal sampai ke titik akhir masuk ruangan test

"Skb ini diperketat lagi. Semua sistem ya sudah dirubah menjadi online mulai dari absensi, dan penanganan, dan hampir semuanya pakai digital. Protokol kesehatan kita jalani mulai dari handsanitizer, pengecekan suhu tubuh, pakai masker, dan pelindung wajah," katanya. 


Sedangkan bagi peserta yang pada saat pengecekan suhu tubuh oleh tim gugus tugas, ada yang ditemukan suhu tinggi, akan diberikan fasilitas khusus dengan melaksanakan test secara terpisah dengan demikian para peserta tetap bisa ikuti ujian Skb cpns. 


"Ya di gedung tersendiri yang dijadwalkan oleh bkn. Kemudian akan dilakukan rapid test oleh tim gugus tugas covid-19," katanya. 


Sementara untuk jadwal pelaksanaan SKB pada hari pertama, yaitu Selasa 15 September 2020 di Sesi ke 3 (tiga) 


Pukul : 14.30 – 16.00 WIB sebanyak 250 peserta dan hari kedua Rabu 16 september 2020 di sesi ke. 1 (satu) Pukul : 08.30 – 10.00 WIB sebanyak 62 Peserta. 

"Rincian Jadwal, lokasi dan ketentuan Pelaksanaan SKB dimaksud telah di umumkan Panitia Seleksi Daerah Kabupaten Sarolangun pada Pengumuman Nomor : 810/1589/BKPSDM/2020 tanggal 18 Agustus 2020 tentang Jadwal Pelaksanaan SKB Penerimaan CPNS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun Formasi Tahun 2019," katanya. 


Pada pelaksanaannya nanti, Kabupaten Sarolangun akan berkoordinasi bersama 9 (sembilan) Kabupaten/Kota lain yang tergabung di titik lokasi Hotel BW Luxury Jambi. 

Bupati Sarolangun Drs H Cek Endra selalu Pejabat Pembina Kepegawaian, beserta Tim Pelaksana Seleksi CPNS dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Sarolangun akan berusaha secara maksimal untuk bisa memberikan informasi dan pelayanan dalam setiap tahapan seleksi dengan harapan bahwa Seleksi CPNS bisa berjalan dengan tertib dan lancar. 

"Dan ini kita harapkan bisa memberikan peluang dan kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh masyarakat tidak hanya masyarakat Kabupaten Sarolangun saja sehingga Test ini berjalan secara kompetitif dan mudah-mudahan bisa menghasilkan lulusan yang berkualitas sehingga bisa memberikan kontribusi positif bagi Pembangunan Negara, khususnya untuk menjadikan Kabupaten Sarolangun dan Provinsi Jambi lebih Maju dan Sejahtera," katanya.


Dan kemudian dilakukan pengumuman hasil kelulusan CPNS formasi tahun 2019 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun. 


Pengumuman  hasil integrasi nilai Seleksi kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) pada penerimaan CPNS Tahun 2019 berdasarkan nomor : 810/ 2166 /BKPSDM/2020, tentang hasil akhir seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun Sarolangun formasi tahun 2019, pada tanggal 30 Oktober 2020. 


Hasil integrasi tersebut bagi peserta yang mendapatkan nilai rangking tertinggi atau peserta terbaik, dinyatakan lulus pada penerimaan CPNS di lingkungan Pemkab Sarolangun


Sebanyak 150 orang yang dinyatakan sebagai peringkat terbaik dari hasil integrasi SKD dan SKB tersebut, terdiri dari 3 formasi cumlaude (PGSD), 51 formasi tenaga pendidikan, 51 formasi tenaga kesehatan dan 45 formasi tekhnis


Pengumuman itu hasil Integrasi SKD dan SKB Pengadaan CPNS Formasi Tahun 2019 yang ditandatangani secara elektronik oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara selaku Ketua Tim Pelaksana Seleksi Nasional CPNS Formasi Tahun 2019 secara lengkap dapat diakses melalui website http://bkpsdm.sarolangunkab.go.id dan https://sscn.bkn.go.id


"Dimana dalam integrasi tersebut, nilai SKD sebesar 40 persen dan SKB sebesar 60 persen, lalu di totalkan," katanya


Lanjut Waldi, bagi peserta yang lulus tersebut wajib melaksanakan pemberkasan dan mengisi daftar riwayat hidup (DRH) secara elektronik melalui https://sscn.bkn.go.id dari tanggal 6 s.d 15 November 2020


"Bagi yang tidak lulus, bisa mengajukan sanggahan terhadap hasil integrasi SKD-SKB melalui https://sscn.bkn.go.id terhitung dari tanggal 1 s.d 3 Oktober 2020," katanya.(H.Psaribu/PJ)

close
Info Pasang Iklan