Gubernur Bali Wayan Koster Terima Audiensi Puskor Hindunesia

Iklan Semua Halaman

.

Gubernur Bali Wayan Koster Terima Audiensi Puskor Hindunesia

Media DPR
Jumat, 08 Januari 2021

 

 

DENPASAR - BALI | MEDIA-DPR.COM, Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Pusat Koordinasi Hindu Indonesia yang dipimpin DR(HC) Ida Bagus Ketut Susena, S.Kom didampingi Sekjen I Wayan Kanta,SH, Ketua Dekorwil Bali, beserta jajarannya dan Perwakilan Dekorda di Kediaman Gubernur Bali, Jaya Sabha, Kamis (7/1/2021).

Selaku pimpinan rombongan, Bagus Susena menyampaikan terima kasih atas diterimanya rombongan Puskor Hindunesia sekaligus memperkenalkan secara langsung Pengurus Dekorwil Bali yang baru dibentuk beserta Pengurus Inti yang digawangi oleh I Dewa Made Sudewa,SE,M.Si. Serta saat itu pula dijelaskan sekilas tentang Puskor Hindunesia, lembaga Perkumpulan Swadaya Hindu berskala Nasional dan saat ini sudah ada di berbagai wilayah (provinsi). Sebagai gerakan swadaya para RELAWAN DHARMA HINDUNESIA.

Digagas dan didirikan secara de facto pada tanggal 25 April 2003, Wadah ini berproses, dari Sekaa Demen (kelompok suka duka dan pemerhati sosial Hindu), tanpa nama, yang kemudian berubah menjadi Pergerakan Dharma Internasional Informal (International DHARMA Movement), yang kemudian berubah menjadi Hindu Coordination Center (HCC). Dengan melibatkan beberapa kolega Hindu luar negeri untuk berbagi gagasan dan ide pergerakan.



Selain membangun kesadaran internal akan pentingnya solidaritas diantara sesama umat sedharma dalam berbagai tantangan keumatan, wadah ini juga awalnya hadir untuk mengedukasi umat, membangun kesadaran dan bergerak nyata dalam sosial kemanusiaan di Bali dan Jawa. Yang didukung secara moral oleh teman-teman Hindu dari berbagai suku di Indonesia, seperti Jawa, Dayak, Bugis, Sunda, Bali, Tamil, Batak, dan lain sebagainya. Termasuk teman-teman dari komunitas Hindu di luar negeri seperti India, Malaysia, Singapore, dan Amerika, yang bermula dari perkenalan dan komunikasi dari Mailing List, Yahoo Messenger, saat era internet mulai ada. Teknologi Informasi yang dulu baru berkembang dimanfaatkan untuk berkomunikasi, saling berbagi informasi tentang gerakan sosial keumatan dan memobilisasi gerakan solidaritas seadanya. Terlebih kemudian di era kemunculan media sosial seperti Facebook, Messenger, dsb, pada awal tahun 2010-an, gerakan ini menyebar luas ke kantong-kantong umat Hindu di berbagai pelosok Indonesia. Agar lebih mudahnya kita sebut HINDUNESIA. Hindu bercirikan keberagaman Indonesia yang diwariskan leluhur kami di tanah Bali ini ratusan bahkan ribuan tahun.

Hingga akhirnya tahun 2013 kita sepakat akan menjadikannya sebagai lembaga resmi menjadi Pusat Koordinasi Hindu Indonesia, disingkat Puskor Hindunesia. Anggaran dasar dan anggaran rumah tangga kita susun seadanya dan sederhana, agar bisa memenuhi persyaratan legalitas.

Pada tanggal 12 Februari 2015, kita tandatangani Akta Pendirian dengan Akta Notaris No. 07 tertanggal 12 Februari 2015, Selanjutnya keluar Badan Hukum dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia, keluar secara resmi. Yakni pada tanggal 15 Februari 2015, dengan Badan Hukum Nomor:  AHU-0000240.AH.01.07 tahun 2015, dengan nama resmi Akta: Perkumpulan Pusat Koordinasi Hindu Indonesia (Puskor Hindunesia).

Pergerakan utama kita ada pada tiga bidang yakni,Perjuangan Keumatan, Sosial Kemanusiaan, Pemberdayaan Sumber Daya Hindu (SDH),Imbuhnya.

Yang dijabarkan dalam berbagai misi kegiatan terintegrasi yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi di lapangan dan wilayah jangkauan. Demikian secara singkat mengenai keberadaan wadah Perkumpulan Puskor Hindunesia. Sebagai bentuk implementasi KARMA MARGA YOGA, untuk menguatkan Hindu kita di Indonesia. Semoga bisa dipahami dan ikut serta aktif menjadi bagian dari gerakan ini,tutupnya sembari Penyerahan AD/ART, Legalitas Perkumpulan serta Proposal.

“Saya berharap Mudah-mudahan Puskor Hindunesia ini bisa nantinya menjadi Garda terdepan dalam memperjuangkan dan pemberdayaan keumatan” kata Gubernur yang saat itu langsung menyanggupi untuk meminjamkan Fasilitas Kantor/Sekretariat bersama untuk Dekornas, Dekorwil Bali dan Dekorda Denpasar serta meminta pihak Ajudan mencatat keperluan keperluan kantor termasuk Mengupayakan biar bisa dianggarkan Dana untuk Operasional dalam APBD Provinsi Bali.

Pada Kesempatan itu perwakilan dari Dekorda Buleleng I Gede Armadayasa menyampaikan Apresiasi atas tanggapan Gubernur yang sangat mendukung Program Puskor Hindunesia sekaligus mengundang Bapak Gubernur bersedia hadir pada Acara Pengukuhan Pengurus Dekorda Buleleng dalam waktu dekat ini, yang akan diselenggarakan di Pasraman Dukuh sakti dibawah asuhan Jero Budi Hartawan,SH,CHt,Ci yang juga selaku Ketua Dekorda Buleleng Puskor Hindunesia. Selesai acara ditutup dengan Foto bersama. (Sdn/Sumber/Armd)

close
Info Pasang Iklan