Setelah Diberitakan Awak Media Diancam,diduga Suruhan PT.SBP

Iklan Semua Halaman

.

Setelah Diberitakan Awak Media Diancam,diduga Suruhan PT.SBP

Media DPR
Sabtu, 03 April 2021

 


SAROLANGUN JAMBI | MEDIA-DPR.COM, Bukan sebatas menghambat dan mengintimidasi saat awak media melakukan konfirmasi dilokasi perusahaan tambang batu bara milik PT.Sarolangun Bara Prima dengan cara yang tidak terpuji dan kasar terhadap para insan Pers yang menjadi pilar keempat di negara ini sebagai fungsi pengawasan dan kontrol sosial.



Namun setelah berita diterbitkan di beberapa media pada Selasa lalu membuat orang yang ada di lingkaran perusahaan PT.SBP  jadi kebakaran jenggot dan meradanng bahkan melakukan hal yang tidak mesti dilakukan hanya karena pemberitaan yang telah di terbitkan ancaman tersebut dengan cara mengirimkan SMS acaman fisik terhadap Andra wartawan salah satu media dengan nada intimidasi



Ancaman SMS tersebut berbunyi "jangan sembarang buat berita gek bertempur sekampung  ingat Itu...!".  ujar SMS si pemberi teror yang di terima oleh Andra



Terkait hal tersebut saat di hubungi oleh media ini Andra mengaku bahwa dirinya mendapatkan Acaman teror SMS dari orang tidak dikenal yang diduga bagian dari pihak perusahaan PT.SBP


"Saya di acaman dengan ucapan jaga mulut jangan buat berita sembarangan ".itu lah bunyi teror yang saya terima saat ini,namun saya tidak mau merespon SMS tersebut saya juga saat ini masih aman selain itu dalam hal ini saya selalu waspada karena acaman fisik yang saya terima ini sangat serius sebut Andra Rencana saya akan melaporkan acaman ini ke pihak penegak hukum dalam hal ini pihak Kepolisian Resort Kabupaten Sarolangun  agar hal ini bisa di usut secara hukum ujar andra.


Teror terhadap awak media yang ada di Kabupaten Sarolangun ini menjadi catatan hitam,Perlakuan dan ancaman fisik yang di terima para insan pers kala ini dari pihak pihak yang tidak suka jika usaha atau kebijakan yang dilakukan di kritik atau di publikasikan Bukan Memberikan hak jawab namun malah balik mengancam secara Fisik semestinya jikalau merasa terpojok dengan pemberitaan media tinggal melakukan jumpa pers agar masalah yang terjadi bisa di ketahui publik sehingga Persolan yang terjadi bisa di luruskan lewat keterangan dari pihak yang di beritakan.


Namun demikian apa yang di  alami  Andra saat ini erat sekali hubungannya dengan berita soal longsor dan jebolnya tanggul  di  tambang PT.SBP karena pada selasa lalu telah terasa ada hambatan oleh orang yang mengaku sebagai security dan pekerja yang datang pada awak media agar kasus PT.SBP tidak di angkat selain itu perlakuan yang kasar dan arogan diperlihatkan oleh Raja yang nota bene adalah KTT.PT.SBP saat itu dia mengatakan  siapa pun dan dari mana pun tidak boleh masuk ke tambang dengan nada yang sinis.


Penulis : Team

close
Info Pasang Iklan