Gudang Barang Bekas di Kota Padang Sidimpuan Terbakar Asap Hitam Membumbung Tinggi, Jalan Ditutup Total
PADANG SIDIMPUAN | MEDIA-DPR.COM. Kebakaran hebat melanda sebuah gudang penampungan barang bekas di Jalan Soripada Mulia, Kecamatan Padang Sidimpuan Utara, Kota Padang Sidimpuan Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Kamis (28/05/2026) sore
Api membesar dengan sangat cepat dan disertai asap hitam pekat yang membumbung tinggi, hingga terlihat jelas dari berbagai sudut kota dan mengundang keprihatinan warga.
Gudang milik Albert Harahap yang berisi tumpukan rongsokan dan barang bekas itu dilalap si jago merah dalam waktu singkat.
Berdasarkan keterangan di lokasi, besar dan cepatnya penjalaran api diduga kuat dipicu oleh tumpukan material yang sangat mudah terbakar yang tersimpan di dalam bangunan, antara lain plastik bekas, kardus, karet, kertas, serta berbagai jenis barang rongsokan kering lainnya.
Bahan-bahan tersebut menjadi bahan bakar utama yang membuat api semakin ganas dan melalap hampir seluruh bagian bangunan gudang.
Suhu panas yang menyengat dari titik kebakaran bahkan terasa hingga ke badan jalan utama.
Warga yang tinggal dan beraktivitas di sekitar lokasi terpaksa menjauh dan mengamankan diri demi menghindari percikan api maupun risiko yang tidak diinginkan.
Mendapat laporan kejadian, Pemerintah Kota (Pemko) Padang Sidimpuan langsung merespons cepat dengan mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi.
Petugas pemadam kebakaran bekerja keras dibantu oleh personel gabungan dari TNI, Polri, serta tim relawan dan instansi terkait.
Mereka berjibaku menyemprotkan air dan busa untuk menaklukkan api, sekaligus membatasi jangkauan kobaran agar tidak merembet ke bangunan atau pemukiman warga yang berjarak cukup dekat.
Akibat insiden ini, akses lalu lintas di Jalan Soripada Mulia ditutup total sementara waktu.
Penutupan jalan dilakukan guna memperlancar mobilitas kendaraan berat pemadam kebakaran, mempermudah akses air, serta menjamin keselamatan masyarakat yang hendak melintas di area sekitar titik api.
Hingga berita ini diturunkan pada Kamis malam, petugas pemadam masih bertahan di lokasi untuk melakukan proses pendinginan dan memastikan tidak ada lagi titik api yang bisa menyala kembali.
Pihak berwenang menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran, maupun rincian jumlah kerugian materiil yang dialami pemilik gudang. Penyelidikan terkait asal mula api masih terus dilakukan.(RMP)

Komentar
