9 Bulan Menanti Tak Kunjung Cair: Warga Gang Siagas Dukung Penuh Stimulan Rp.30 Juta per KK, Bupati dan DPRD Tapteng Diminta Segera Realisasikan

Iklan Semua Halaman

.

9 Bulan Menanti Tak Kunjung Cair: Warga Gang Siagas Dukung Penuh Stimulan Rp.30 Juta per KK, Bupati dan DPRD Tapteng Diminta Segera Realisasikan

Staff Redaksi Media DPR Jambi
Selasa, 18 Agustus 2026
9 Bulan Menanti Tak Kunjung Cair: Warga Gang Siagas Dukung Penuh Stimulan Rp.30 Juta per KK, Bupati dan DPRD Tapteng Diminta Segera Realisasikan. Senin (17/08/2026) Gambar: Lisberth Manik S.E./ MEDIA-DPR.COM.


PANDAN | MEDIA-DPR.COM. Dukungan masyarakat terus mengalir deras terhadap usulan pemberian bantuan stimulan sebesar Rp.30 juta per Kepala Keluarga (KK) bagi korban bencana.


Kali ini dukungan datang tegas dari warga Sibuluan Nalambok,  khususnya lingkungan Gang Siagas, yang merasakan langsung dahsyatnya banjir bandang 25 November 2025 lalu di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut)

 

Saat bencana melanda, rumah-rumah di Gang Siagas terendam air hingga ketinggian 2–3 meter, dan sayangnya merenggut satu nyawa warga. 


Kini, sembilan bulan berlalu, warga mengaku masih menunggu janji pemulihan. Hingga hari ini, belum ada satu pun warga di lokasi tersebut yang menerima Jaminan Hidup (Jadup), bantuan stimulan, maupun penggantian kerugian perabot rumah tangga.

 

Kondisi inilah yang membuat warga menyambut baik dorongan H. Bakhtiar Ahmad Sibarani, S.H., M.H. agar Pemkab Tapteng, segera mengalokasikan anggaran tersebut. 


Warga berharap DPRD Tapteng segera membahas dan menyetujui usulan mulia ini, serta memohon kesediaan Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, S.H., M.H. untuk memberikan persetujuan agar kebijakan ini segera terwujud sesuai aturan yang berlaku.

 

Bagi warga Gang Siagas, angka Rp.30 juta bukan sekadar nominal. Setelah kehilangan harta benda dan terpuruk dalam ketidakpastian selama berbulan-bulan, bantuan itu adalah tonggak nyata agar mereka bisa kembali menata kehidupan.

 

“Kami berharap pemerintah benar-benar melihat kondisi kami. Bencana sudah lewat, tapi dampaknya masih kami rasakan sampai sekarang. Kalau ada stimulan Rp.30 juta per KK, tentu sangat membantu kami untuk bangkit kembali,” ujar warga dengan harapan mendalam.

 

Masyarakat pun menegaskan: usulan ini harus menjadi bagian solusi pemulihan yang tepat sasaran, transparan, dan benar-benar menyentuh mereka yang paling menderita. Kini seluruh mata warga tertuju pada langkah konkret DPRD Tapteng dan keputusan Bupati untuk segera mewujudkan harapan rakyat ini.


Lisberth Manik S.E.



 


close