Alat Berat PT NINDYA KARYA Diterjunkan di 291 Titik Terdampak Banjir Bandang Tapsel–Tapteng Sumur.

Iklan Semua Halaman

.

Alat Berat PT NINDYA KARYA Diterjunkan di 291 Titik Terdampak Banjir Bandang Tapsel–Tapteng Sumur.

Staff Redaksi Media DPR
Minggu, 25 Januari 2026


TAPTENG | MEDIA-DPR.COM. PT Nindya Karya (Persero), Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang konstruksi, menurunkan alat berat di sebanyak 291 titik lokasi terdampak banjir bandang dan longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) hingga Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Provinsi Sumatra Utara (Sumut)


Kegiatan ini berada di bawah koordinasi Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Sumatera Utara.(Sumut) dengan pembiayaan dari Dana Tanggap Darurat Bencana (Danantara) sebagai bagian dari upaya pemerintah percepat penanganan dan pemulihan pascabencana.


Fokus pekerjaan mencakup pembersihan lumpur, pasir, dan kayu akibat bencana, pembukaan akses jalan yang terhalang, serta normalisasi saluran air dan badan jalan yang tertutup material longsor.


Pantauan MEDIA DPR.COM menunjukkan alat berat aktif bekerja di kawasan permukiman warga, fasilitas umum, dan ruas jalan yang sebelumnya tidak dapat dilalui.

Pengawas Lapangan PT Nindya Karya, Wahyu Salmana, menjelaskan,


“Kami mendapat penugasan untuk membantu penanganan pascabencana banjir bandang. Total terdapat 291 titik lokasi yang menjadi fokus pekerjaan, mulai dari wilayah Tapanuli Selatan hingga Tapanuli Tengah,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa seluruh kegiatan dilakukan dengan mengedepankan keselamatan kerja dan efektivitas, agar akses vital masyarakat segera kembali normal.


Kehadiran PT Nindya Karya dengan dukungan Danantara diharapkan mempercepat pemulihan infrastruktur serta mendukung kembalinya aktivitas sosial dan ekonomi di wilayah terdampak. (Lisberth Manik S.E.)

close