Bupati Tapteng Tinjau Sumber Air Sipan, Air Bersih Bakal Normal dalam Beberapa Hari, Ada Bantuan Mobil Tangki.

Iklan Semua Halaman

.

Bupati Tapteng Tinjau Sumber Air Sipan, Air Bersih Bakal Normal dalam Beberapa Hari, Ada Bantuan Mobil Tangki.

Staff Redaksi Media DPR
Senin, 26 Januari 2026


TAPTENG | MEDIA-DPR.COM. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab) Tapteng, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melalui Perumda Mual Nauli berupaya keras mempercepat penyediaan air bersih bagi masyarakat pascabencana alam yang merusak sumber-sumber air minum. 


Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, S.H., M.H., langsung meninjau pengerjaan sumber air di Desa Sipan Kecamatan Sarudik, Minggu (25/01/2026). sumber Disinfokom Tapteng MEDIA-DPR.COM.


Bersama turut hadir dalam kunjungan tersebut Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan Johannes Hanzen Saruksuk, ST, MT, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Boy Rahman Hasibuan, S.IP, M.AP, serta jajaran PDAM Mual Nauli dan Kepala Desa Sipan.


Saat peninjauan, Masinton, jelaskan masalah utama terjadi karena fungsi penyaringan air belum bekerja maksimal. "Sedimen pascabanjir tidak bisa tersaring dengan baik karena ukuran saringan pipa terlalu kecil, sehingga lumpur dan kotoran ikut terbawa ke pipa distribusi," ujarnya.


Akibatnya, pipa-pipa mengalami penumpukan sedimen yang mengganggu kualitas dan kelancaran aliran air ke rumah warga. Namun, perbaikan teknis sudah dilakukan dan diharapkan selesai dalam beberapa hari kedepan.


Untuk sementara, masyarakat tidak perlu khawatir! Sebanyak lima unit mobil tangki akan dikerahkan mulai besok untuk menyuplai air bersih darurat ke titik-titik yang membutuhkan. 


"Kita pastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi selama perbaikan berlangsung," tegas Masinton.


Masinton, juga meminta maaf atas gangguan pelayanan dan menyampaikan rencana pembenahan menyeluruh ke depannya. "Kita akan perbaiki seluruh saluran air baku termasuk SPAM dan reservoir, agar kejadian serupa tidak terulang," pungkasnya.(Demak MP Panjaitan/Pance)

close