DEPOK | MEDIA-DPR.COM. Kemajuan tata kelola pemerintahan berbasis digital Kota Depok Provinsi Jawa Barat ((Jabar), kini menjadi referensi bagi lembaga nasional!
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok resmi menjadi lokus Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Markas Besar TNI Tahun Anggaran 2026. Sumber: Media DPRD.COM. Senin (07/09/2026)
Kegiatan ini membuktikan bahwa inovasi yang dibangun Pemkot Depok telah diakui sebagai praktik baik yang layak dipelajari dan dikembangkan lebih luas.
Sekretaris Diskominfo Kota Depok, Drajat Karyoto, menjelaskan inti dari pembelajaran yang dibagikan: “Yang kami tekankan bukan hanya aplikasinya, tetapi bagaimana proses bisnisnya dibangun. Teknologi menjadi alat untuk membuat pelayanan lebih cepat, terintegrasi, transparan, dan mudah dipantau.”
Beberapa inovasi unggulan yang diperkenalkan:
* Depok Single Window (DSW / e‑POC Single Window), satu pintu layanan terpadu
* SILO (Sistem Layanan Online Kelurahan dan Kecamatan), pelayanan daring sampai tingkat paling bawah
* Aplikasi Teman Kerja, memperlancar koordinasi internal aparatur
* Layanan daring terintegrasi: verifikasi dokumen, tanda tangan elektronik, hingga pengawasan proses
* Keamanan data terjamin: enkripsi, data sealing, dan verifikasi dokumen dengan QR Code, kemudahan tidak boleh mengorbankan keamanan pribadi warga!
“Inovasi ini tidak harus diadopsi persis sama di mana pun. Prinsipnya: proses yang lebih rapi, pelayanan yang lebih terbuka, dan data yang dilindungi, itulah yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing‑masing daerah dan instansi.”
Harapannya, apa yang dipelajari peserta PKA Mabes TNI dari Depok dapat menjadi bibit kemajuan di tempat mereka bertugas — membawa semangat pelayanan yang cepat, jujur, dan aman bagi seluruh rakyat Indonesia.
Suwardi.

Komentar

