Komunikasi Sosial Bersama Tokoh Lintas Agama Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme

Iklan Semua Halaman

.

Komunikasi Sosial Bersama Tokoh Lintas Agama Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme

Media DPR
Jumat, 26 Juni 2020

DENPASAR BALI | MEDIA-DPR.COM, Acara Komsos bertajuk, “Pembinaan Komunikasi Sosial Untuk Cegah Tangkal Radikalisme/Separatisme
Kodim 1611/Badung TA 2020 dengan tema: Merawat Kebhinekaan untuk Tangkal Radikalisme/Separatisme dalam Bingkai NKRI” dihadiri Dandim 1611/Badung selaku tuan rumah, Kolonel Infantri Puguh Binawanto berlangsung pagi tadi Jumat,(26/6) sekitar jam 08.30 Wita di Kodim 1611/Badung.

Saat di konfirmasi MEDIA-DPR.COM Biro Bali Dandim Badung, Kolonel Infantri Puguh Binawanto menjelaskan maksud dan tujuan diadakan acara komsos ini adalah untuk membangun komunikasi dengan elemen masyarakat sekaligus meningkatkan kerjasama agar terhindar dari kelompok-kelompok radikal dan separatisme ditengah masyarakat kita. Apalagi munculnya kelompok yang ingin mengubah haluan negara.

“Maksud dan tujuan diadakannya Komsos hari ini ialah untuk membangun komunikasi bersama elemen masyarakat supaya sedapat mungkin kita bersinergi untuk mencegah dan menangkal munculnya kelompok radikalisme/separatisme yang ingin mengubah haluan negara,” terang Dandim Badung.

Dalam kesempatan ini, juga Dandim Badung tetap mendukung pemerintah di dua wilayah yakni Kota Denpasar dalam memerangi Covid-19 yang kian hari makin bertambah jumlah orang yang terpapar wabah penyakit pandemi yang sudah menulari jutaan manusia di seluruh dunia.

“Untuk kegiatan penanganan Covid-19 ini, Kodim Badung tergabung dalam Satgas baik di Kota Denpasar maupun Kabupaten Badung. Kegiatan internal Kodim sendiri dalam penanganan Covid-19 adalah melakukan penyemprotan disinfektan, kebersihan lingkungan kantor dan penggunaan masker serta mengupayakan untuk tetap menggunakan protokol kesehatan. Sedangkan kegiatan keluar, kami bekerja sama dengan petugas dalam membantu evakuasi dan pemakaman/kremasi bagi korban Covid-19,” papar Dandim.

Kodim juga turut mengawasi dan mengamankan pelaksanaan PKM wilayah Kota Denpasar dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Badung terutama penanganan terhadap jenazah Covid-19 yang hendak dikremasi di pemakaman Mumbul yang diduga ditolak warga.

“Sebenarnya tidak ada penolakan, hanya miskomunikasi saja. Tapi kita hari ini merencanakan mengadakan rapat untuk membahas ini bersama tim dan pihak-pihak terkait sebingga masalah ini bisa dituntaskan,” pungkasnya.(GUN)
close
Info Pasang Iklan