Orang tua juga jadi sasaran hinaan akun anonim pasca berita viral
TAPTENG | MEDIA-DPR.COM.Erik Pasaribu, Duta Lingkungan Hidup Muda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut), yang pernah viral, mengaku mengalami trauma dan menduga dirinya diperdaya serta dimanfaatkan oleh oknum wartawan berinisial MT.
Hal ini disampaikannya saat ditemui di rumah orang tuanya di Pandan, Jumat (6/2).
Erik menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika ia dijemput MT menggunakan sepeda motor, dengan penjemputan tersebut disaksikan ayahnya yang dikenal sebagai "Pdk Tapteng".
Ayahnya sempat merasa kurang nyaman dan menanyakan tujuan perjalanan sebelum Erik pergi.
Beberapa waktu kemudian, Erik ditemukan diamankan di Polres Tapteng Polda Sumut dan mengaku mengalami dugaan kekerasan fisik di sebuah rumah kontrakan yang disebut-sebut milik Bupati Tapteng. Kasus ini masih dalam proses penanganan oleh aparat penegak hukum.
Pasca beredarnya berita terkait dugaan pemukulan terhadap wartawan dan aktivis di media sosial, orang tua Erik menjadi sasaran hinaan dan perundungan dari akun palsu serta anonim yang menuding mereka tidak bertanggung jawab.
Proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dilakukan pada Kamis (05/02/2026) di rumah kontrakan tersebut, dengan Erik didampingi kuasa hukum korban Peniel Simon Sitorus, S.H.
Kegiatan berjalan lancar dan dihadiri pihak Polres Tapteng, namun oknum wartawan MT tidak hadir.
Upaya menghubungi MT melalui telepon juga gagal karena nomornya tidak aktif. Namun usai olah TKP, diketahui MT kembali mengaktifkan nomornya dan muncul di depan rekan seprofesinya, meskipun alasan ketidakhadirannya belum dijelaskan secara resmi.
Sebagai refleksi, Erik menyampaikan pernyataan singkat, "Sudah sadar saya, Pak," yang dimaknai sebagai kesadaran pribadi atas pengalaman yang dialaminya.
MEDIA-DPR.COM menjunjung asas praduga tak bersalah dan akan terus mengikuti perkembangan kasus, sekaligus mendorong penegakan hukum yang transparan serta perlindungan bagi semua pihak terkait, khususnya anak muda yang aktif dalam kegiatan sosial dan lingkungan.(Lisberth Manik S.E.)

Komentar

