Sudah Diingatkan! Jalan SM Raja Aek Manis Sibolga Kembali Jadi Sungai Deras Saat Hujan Deras

Iklan Semua Halaman

.

Sudah Diingatkan! Jalan SM Raja Aek Manis Sibolga Kembali Jadi Sungai Deras Saat Hujan Deras

Staff Redaksi Media DPR Jambi
Sabtu, 28 Maret 2026

Wakil Ketua DPRD Kota Sibolga, DR. (HC) H.M Jamil Zeb Tumori S.H., M.AP., M.I.KOM.

 

SIBOLGA | MEDIA-DPR-COM. Hujan deras yang mengguyur Kota Sibolga pada Sabtu (28/03/2026) membuat ruas Jalan Sisingamangaraja, tepatnya di Kelurahan Aek Manis Kecamatan Sibolga Selatan Kota Sibolga Provinsi Sumatra Utara (Sumut), kembali berubah menjadi aliran sungai yang deras. Genangan air yang cukup tinggi ini tentu saja mengganggu aktivitas warga dan pengguna jalan.

 

Kondisi ini seolah membuktikan apa yang sebelumnya sudah disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Sibolga, DR. (HC) H.M Jamil Zeb Tumori S.H., M.AP., M.I.KOM.

 

"SUDAH SAYA INGATKAN, AKHIRNYA JLN SM RAJA KEL AEK MANIS JADI SUNGAI DERAS," tegas Jamil Zeb dalam keterangannya.

 

Temuan Sebelumnya Sudah Ungkap Penyebab: "Sebelumnya, pada Sabtu (14/02/2026), Jamil Zeb sudah melakukan pengecekan dan menyampaikan temuan terkait masalah banjir di wilayah tersebut kepada pihak terkait, yakni Walikota Sibolga Akhmad Syukri Nazry, Penarik S.Pd., M.M., dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Lingkungan Hidup (PKPLH), Karim Nasution.

 

Menurut hasil temuan tersebut, banjir di Kelurahan Aek Manis, Kecamatan Sibolga Selatan, disebabkan oleh dua faktor utama:

"Pendangkalan sungai dan pembuangan sampah secara sembarangan."

 

Kondisi sungai yang menyempit akibat penumpukan sedimen dan tumpukan sampah menjadi penghambat utama aliran air. Akibatnya, setiap kali curah hujan tinggi, air tidak mampu tertampung dan mudah meluap hingga menggenangi jalan raya dan permukiman warga.

 

Jamil Zeb berharap temuan ini dapat menjadi dasar bagi pihak terkait untuk segera mengambil langkah penanganan yang tepat dan permanen.

 

"Mulai dari pembangunan drainase yang memadai, penyadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai, hingga tindakan pengendalian sampah yang lebih efektif guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan," pungkasnya.

 

Ditulis oleh: Demak MP Panjaitan/Pance

close