TAPTENG | MEDIA-DPR.COM. Kepanikan kembali melanda Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut), yang berbatasan dengan Kecamatan Badiri. Hari Minggu, 02 Agustus 2026.
"Warga yang tinggal di sepanjang Lorong 1 hingga Lorong 4 kembali terpaksa berlarian menyelamatkan diri mencari tempat pengungsian akibat luapan air yang tak kunjung usai".
Kondisi mencekam ini diunggah ke publik oleh Ningsih Sitompul pada Senin (03/08/2026), menjadi bukti nyata penderitaan yang tak berkesudahan di tengah janji-janji pemulihan.
Peristiwa ini menjadi bukti pahit bahwa penanganan bencana di Tapteng, ini belum tuntas dan jauh dari harapan. Meski waktu terus berjalan, rasa aman masyarakat belum pulih; setiap kali hujan turun, ketakutan dan keharusan mengungsi kembali menghantam hati warga.
Kenyataan ini menegaskan kembali kegagalan penanganan di lapangan dan menjadi cermin tajam bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) di bawah Bupati Masinton Pasaribu, S.H., M.H., serta DPRD Tapteng, untuk segera bangkit dari kelambanan, menelusuri akar masalah, dan menghadirkan solusi infrastruktur yang permanen—bukan sekadar penanganan darurat berulang yang melelahkan masyarakat.
Demak MP Panjaitan/Pance

Komentar

