Dari Shanghai ke Beijing, Luhut: Kerja Sama RI–Tiongkok Harus Fokus pada Pembangunan Manusia Jum'at (18/09/2026) Gambar: Luhut Binsar Panjaitan / MEDIA-DPR.COM
BEIJING — TIONGKOK | MEDIA-DPR.COM. Usai kunjungan ke Shanghai dan Zhejiang, Luhut Binsar Panjaitan tiba di Beijing, Jumat (18/09/2026), memenuhi undangan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi — sahabat lama. Didampingi Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budi Djiwandono, membuktikan dukungan penuh Eksekutif dan Legislatif atas kemitraan kedua bangsa.
BAHASAN KERJA SAMA HASIL NYATA DAN PROYEK KONKRET
Bidang / Proyek Rincian Kemitraan
* Shanghai Pengolahan sampah jadi energi (waste-to-energy) — berjalan nyata
* Zhejiang Ekosistem baterai litium & kendaraan listrik; riset bersama obat herbal Zhejiang University & TSTH Danau Toba
* MoU → Roadmap Bertemu Chairman NDRC Zheng Shanjie: terjemahkan kesepakatan jadi proyek nyata
* Whoosh Percepatan pengembangan & perluasan
* KIH Kalimantan Utara Kawasan Industri Hijau — berkelanjutan & ramah lingkungan
* Bali IFC Pusat Keuangan Internasional Bali
* Riset & Teknologi Kolaborasi pengembangan inovasi bersama
* Durian Indonesia Ekspor langsung ke Tiongkok kini berjalan — petani merasakan manfaat, hasil pembicaraan Juli 2023 di Chengdu
Pesan utama Luhut Binsar Panjaitan : "Hubungan antarnegara berakar pada kedekatan antar-rakyatnya." Sumber: Luhut Binsar Panjaitan.. Jumat (18/09/2026). MEDIA‑DPR.COM.
Kerja sama ini harus bermuara pada satu tujuan: "Investasi yang Berpustaka pada pembangunan manusia, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Bukan sekadar proyek besar, tapi manfaat yang dirasakan langsung rakyat: petani durian, tenaga kerja, generasi penerus yang belajar & berinovasi.
"Kalau bisa bertemu setiap bulan, rasanya saya akan semakin sehat dan muda terus," gurau beliau, membuktikan kedekatan persahabatan yang mempermudah penyelesaian masalah.
Pesan khusus Selama Festival Tengah Musim Gugur: "Bulan purnama membawa kebersamaan. Semoga hubungan Indonesia–Tiongkok semakin erat, semakin matang, dan membawa kemakmuran bersama bagi kedua bangsa."
Bukti kesatuan Bangsa, Didampingi Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budi Djiwandono → sinergi Eksekutif dan Legislatif. Hasil pembicaraan 2023 kini nyata: durian Indonesia di pasar Tiongkok, Fokus: manfaat rakyat, bukan sekadar dokumen. (Red)

Komentar

