Presiden Prabowo Terima Wakil PM Malaysia, Kerahkan 1 Pesawat, 3 Helikopter, 52 Personil Pemadam Karhutla di Kalimantan. Pencegahan Menyeluruh Disusun Agar Tidak Terus Berulang.

Iklan Semua Halaman

.

Presiden Prabowo Terima Wakil PM Malaysia, Kerahkan 1 Pesawat, 3 Helikopter, 52 Personil Pemadam Karhutla di Kalimantan. Pencegahan Menyeluruh Disusun Agar Tidak Terus Berulang.

Staff Redaksi Media DPR Jambi
Sabtu, 19 September 2026


Foto: Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi.

Bantuan Datang, Malaysia Kirim Pesawat, Helikopter dan Tim Pemadam Bantu Karhutla Kalimantan. Jum'at (18/09/2026) Gambar: BPMI Setpres, Kemensetneg RI / MEDIA-DPR.COM.


HAMBALANG | MEDIA-DPR.COM. Presiden RI, Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi di Hambalang Padepokan Garuda Yaksa, Bojong Koneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar), Jumat (18/09/2026). 


Kedua pemimpin membahas kerja sama penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta peluang kemitraan lainnya. Malaysia bergerak cepat mengirimkan bantuan udara dan personel dalam waktu dekat .Sumber: BPMI Setpres, Kemensetneg RI, Jumat (18/09/2026) MEDIA‑DPR.COM.

 


BANTUAN MALAYSIA UNTUK KALIMANTAN

 Alat dan Personel Jumlah 

* Pesawat pemadam 1 unit 

* Helikopter 3 unit 

* Personel pemadam 52 anggota 

* Lokasi penugasan Kalimantan 

* Waktu pengiriman Segera / dalam waktu dekat 

 

Pernyataan Prabowo: "Beliau kawan lama. Malaysia menawarkan bantuan untuk atasi karhutla di Kalimantan, saya terima dengan terima kasih dan gembira. Karhutla adalah masalah lingkungan bersama, asap dirasakan juga negara tetangga, maka mereka ingin bantu." 

 

"Kami juga menyusun langkah pencegahan  menyeluruh, agar tidak tiap beberapa tahun muncul lagi, dan lagi." 

 


Bahasan lain dalam pertemuan 

* Karhutla Bantuan Malaysia + dukungan Jepang dan negara sahabat lainnya 

* Industri Halal Pertukaran pandangan perluasan kerja sama bilateral 

* Pencegahan Jangka Panjang Fokus: tidak hanya padam, tapi cegah sejak akarnya 

 

Pesan untuk masyarakat: "Asap tak kenal batas negara. Karhutla adalah ujian bagi seluruh kawasan, Indonesia bertanggung jawab, tetangga berkenan membantu. Langkah nyata: bantuan datang dari luar, pencegahan tumbuh dari dalam. Kita pulihkan hutan, kita lindungi udara, kita jaga masa depan bersama.

 

Terima kasih Malaysia, terima kasih Jepang, terima kasih semua sahabat yang peduli. Tugas utama tetap di tangan kita sendiri: hentikan bakar lahan, jaga hutan kita.(Red)


close