Wayan Kantha Adnyana Kirim Surat Terbuka Terkait Hare Khrisna (ISKCON) kepada PHDI Bali

Iklan Semua Halaman

.

Wayan Kantha Adnyana Kirim Surat Terbuka Terkait Hare Khrisna (ISKCON) kepada PHDI Bali

Media DPR
Senin, 20 Juli 2020


DENPASAR BALI | MEDIA-DPR.COM, Wayan Kantha Adnyana.SH (61) Ketua  Yayasan Jaringan Hindu Nusantara saat di konfirmasi MEDIA-DPR.COM Senin pagi,(20/7) di Kantor Sekretariat YJHN Jl.Tukad Banyu Poh II/11 Panjer-Denpasar.

Menjelaskan terkait Hare Khrisna (ISKCON) dan mengirimkan surat terbuka Kepada PHDI Provinsi Bali.


Kami Hindu Nusantara tidak membenci Hare Khrisna (ISKCON) kami hanya minta ketulusannya keluar dari Hindu , karena dari segi apapun sudah beda , hanya sama-sama memakai Icon KHRISNA dengan beda pemahaman yaitu : 



1. Hindu Nusantara sangat menghormati Sri Khrisna sebagai Avatar Manifestasi Tuhan yaitu : Wisnu 

2. Sedangkan Hare Khrisna,Sri Khrisna adalah Entitas Tunggal sbg TUHAN

3. Dalam ajaran Hindu Nusantara tujuan akhir adalah Moksartham Jagadhitam Ca Iti Dharmah sednagkan HK adalah mengabdi kepada KHRISNA di langit ke tujuh yaitu VAIKUNTA 

4. Kitab Suci Hindu Nusantara adalah Catur Weda ditambah Bagawad Githa dan kitab terahir adalah sbg tatatan spiritual bukan wajib dipraktekkan sesuai aslinya artinya : aslinya dari India dengan segala adat budaya India.

Sedangkan Hare Khrisna kitab Sucinya BG Gubahan PRABHUPADA, dengan kajian sesuai keinginnya.

Dari perbedaan diatas sudah jelas tidak sesuai dengan Hindu Nusantara apalagi ditambah pernyataan PRABHUPADA HARE KHRISNA bukan Hindu , karena penganutnya juga dari berbagai agama ada Kristen dan Islam.

Untuk menghindari polemik berkepanjangan dan juga SK KejakGung no.107/84 sampai saat ini belum dicabut. Akan lebih bijak keluar dari Hindu dan daftarkan diri sebagai aliran kepercayaan yang sudah diakui oleh pemerintah, sehingga tidak lagi menjadi bumerang bagi ajaran Hindu Nusantara dengan beraneka ragam adat dan budaya yang adi luhung

Terima kasih
Wayan Kantha Adnyana,SH
Yayasan Jaringan Hindu Nusantara (GUN)
close
Info Pasang Iklan