Aksi Damai Masyarakat Desa Selorejo, Berharap Muspika Dan Penegak Hukum Segera Selamatkan Aset Desa

Iklan Semua Halaman

Aksi Damai Masyarakat Desa Selorejo, Berharap Muspika Dan Penegak Hukum Segera Selamatkan Aset Desa

Media DPR
Selasa, 15 September 2020

MALANG | MEDIA-DPR.COM, Aksi damai yang di lakukan masyarakat Desa Selorejo Kecamatan Dau yang melakukan orasi di depan Kantor Desa Selorejo, aksi damai yang di koordinatori oleh masyarakat ini bertajuk, "Selamatkan Aset Desa"  aksi yang di ikuti Ratusan warga tersebut menuntut agar jajaran Muspika dan penegak hukum segera menyelesaikan persoalan Tanah Kas Desa atau Aset Desa.


Kepala Desa Selorejo Bambang Soponyono menyampaikan, bahkwa aksi ini sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap cita cita desa, yang bertujuan untuk menjadikan Desa Selorejo sebagai desa mandiri, desa yang mampu menghidupi masyarakatnya dengan kekayaan desanya. Dan saya selaku pemerintahan desa juga menghimbau agar, jangan hanya soal Aset Desa saja yang di pantau, akan tetapi semua progam progam desa yang ada di Selorejo agar di pantau.

"Aksi dari masyarakat oleh masyarakat dan untuk masyarakat ini bertujuan untuk memberikan dukungan moral kepada seluruh pemerintah desa selorejo, bahwa kebijakan yang di lakukan oleh pemerintahan desa itu di dukung penuh sebagian masyarakat desa, untuk mewujutkan pemerarahan ekonomi di Desa Selorejo," tuturnya.

Iapun juga menghibau agar masyarakat yang melakukan aksi harus betul betul aksi damai, dan jalankan sesuai protokol kesehatan, dan apapun serta siapapun yang melakukan teguran dan pendapat, selama untuk memajukan desa pasti akan kami terima, dengan catatan untuk memajukan desa, bukan untuk memperkaya diri dan golongan.


"Oleh sebab itu, karena aksi ini untuk memajukan desa maka dengan senang hati kami terima dan kami tampung, dan selanjutkan akan kita musyawarohkan bersama Perangkat Desa dan BPD," katanya.

Di lain tempat Kapolsek Dau AKP Bain saat di temui di tempat aksi senin (14/9/2020) menuturkan, bahwa pihak kepolisian tidak berpihak kepada siapapun, kami hanya melakukan pengamanan dan penertiban, sesuai dengan undang undang Kamtibmas.

"Jadi setelah orasi yang mereka lakukan selesai ahirnya kami bubarkan, ini semua demi menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat, tentunya sesuai dengan Undang Undang Kamtibmas," jelasnya.

Saat di tanya apa ada perseturuan antar warga yang setuju dan tidak, Kapolsek juga menjelaskan dengan gamblang bahwa selama aksi mereka situasi dan kondisi aman aman saja, dan mereka membubarkan diri setelah aksi mereka selesai.

"Tidak ada gesekan kami hanya mengantisipasi agar tidak ada gesekan oleh sebab itu, orasi saya anggap cukup dan kami bubarkan," pungkasnya. (Red)**
close
Info Pasang Iklan