GERAM (Gerakan Aksi Mahasiswa) Unisma Lakukan Aksi, Apa Tuntutan Mereka?

Iklan Semua Halaman

.

GERAM (Gerakan Aksi Mahasiswa) Unisma Lakukan Aksi, Apa Tuntutan Mereka?

Media DPR
Minggu, 17 Januari 2021

 



MALANG | MEDIA-DPR.COM, Minggu (17/01) 021, mahasiswa Universitas Islam Malang (Unisma) yang tergabung dalam komunitas GERAM Unisma (Gerakan Aksi Mahasiswa) melakukan konferensi pers di depan kampus Universitas Islam Malang dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Aksi ini dilakukan sebab pihak kampus tidak memberi kejelasan terkait pembayaran spp dan pembelajaran di semester depan sedangkan pengumuman perihal herregistrasi dan pembayaran SPP jauh - jauh hari sudah disebarkan. Seperti halnya yang disampaikan sahabat Najib selaku negosiator "Pihak kampus tidak memberikan kejelasan tentang spp dan pembelajaran semester depan" ucapnya. 


Dalam aksi ini GERAM Unisma melayangkan dua tuntutan, diantaranya: 


1. Permohonan pemotongan SPP dalam bentuk prosentase (Setidaknya 50%). 


2. Menuntut Evaluasi Efektifitas dan Konduktifitas pembelajaran daring. 


Dua tuntutan tersebut dibacakan bersama sama di depan kampus Universitas Islam Malang, alasan mengapa masa aksi melayangkan dua tuntutan berdasarkan pertimbangan berikut. Pertama, banyaknya orangtua mahasiswa terdampak Covid-19 yang menyebabkan pengurangan pendapatan mereka. Kedua, tidak digunakannya fasilitas kampus oleh Mahasiswa sehingga anggaran dana pengeluaran kampus berkurang. 


Ketiga, pembelajaran daring membuat mahasiswa harus mengeluarkan uang ekstra untuk paket data sebagai kebutuhan kuliah daring (tidak semua mahasiswa mendapat bantuan paket data dari pemerintah, adapun yang mendapatkan masih tidak cukup untuk mengcover seluruh kebutuhan kuliah daring karena kuota multimedia yang hanya bisa dipakai sebagian kecil saja). 


Empat, pemotongan SPP tahun lalu yang berdasarkan nominal dan bukan prosentase membuat beberapa jurusan merasa tidak adil. Dan terakhir tidak adanya keterbukaan informasi dari kampus. 


GERAM Unisma akan kembali melanjutkan aksi secara konsisten ketika pihak kampus tidak mendengarkan dan merespon gerakan mahasiswa ini. "Gerakan ini akan dilanjutkan, jika pihak kampus tidak merespon dengan indah tuntutan - tuntutan kami" ucap sahabat deky selaku negosiator. 


Ia juga menambahkan bahwa gerakan setelah konferensi media ini ialah audiensi dengan pihak kampus terkait permasalahan tersebut. "Perlu diketahui bersama bahwa gerakan lanjutan kami pasca ini ialah mengadakan audiensi dengan pihak kampus" tambahnya. ( Afa/Fen )

close
Info Pasang Iklan