KUPANG, NTT | MEDIA-DPR.COM. Nama Aurum Obe Titu Eki kini menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama kaum muda dan perempuan di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ia resmi dilantik sebagai Wakil Bupati Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), periode 2025–2030, mencatat sejarah sebagai wakil bupati perempuan pertama sekaligus termuda di Kabupaten Kupang. Berita ini diambil MEDIA-DPR.COM. dari akun Nona Aset NTT dan disajikan untuk menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia
Lahir pada 9 April 1998 di Kabupaten Kupang, Aurum dilantik pada 20 Februari 2025 oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta. Berita ini diambil dari akun Nona Aset NTT dan disajikan untuk menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia
Ia mendampingi Yosef Lede sebagai Bupati Kupang, dengan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena sebagai pemimpin daerah tingkat provinsi. Pada usia 27 tahun,
ia menjadi bukti bahwa generasi muda dan perempuan memiliki peran penting dalam memajukan daerah.
Meskipun berasal dari keluarga politisi, ayahnya Ayub Titu Eki pernah menjabat Bupati Kupang dua periode.
Aurum memilih menempuh jalannya sendiri dengan fokus pada pendidikan dan kompetensi.
Ia menyelesaikan pendidikan dasar di SDN Angkasa Penfui, lanjut ke SMP Kristen Mercusuar Kupang dan SMA Katolik Giovanni Kupang. Setelah itu,
ia kuliah Arsitektur di Universitas Trisakti Jakarta, meraih gelar Sarjana Arsitektur pada 2020 dan Magister Arsitektur pada 2022. Latar belakang ini membentuk pola pikirnya yang sistematis, kreatif, dan berorientasi pada perencanaan yang baik.
Sebelum terjun ke dunia politik, Aurum bekerja sebagai Freelance Designer, mengembangkan keahlian di bidang arsitektur dan desain.
Ia juga aktif dalam organisasi kepemudaan dan sosial, seperti menjadi anggota Forum Politisi Muda Indonesia (FPMI) serta Bendahara Yayasan Eke Tetus yang bergerak di bidang pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.
Di bidang politik, Aurum awalnya bergabung dengan Partai Gerindra dan menjabat Wakil Ketua DPC Gerindra Kabupaten Kupang (2021–2022).
Sejak 2022, ia berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan dipercaya sebagai Wakil Sekretaris DPW PSI NTT, dengan komitmen pada transparansi dan gagasan progresif untuk kemajuan daerah.
Sebagai Wakil Bupati Kupang ke -6, Aurum tidak hanya membawa simbol regenerasi kepemimpinan, tetapi juga harapan akan kebijakan yang lebih inklusif.
Dengan latar belakangnya, ia diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi anak muda, perempuan, dan mendorong pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Kupang.
"Sosok Aurum membuktikan bahwa usia muda dan identitas perempuan bukanlah hambatan untuk berkontribusi dalam kepemimpinan," ujar salah satu pengamat masyarakat NTT.(Red)

Komentar

