Ibadah Minggu Perkuat Pembinaan Mental Spiritual Warga Binaan Lapas Wahai.

Iklan Semua Halaman

.

Ibadah Minggu Perkuat Pembinaan Mental Spiritual Warga Binaan Lapas Wahai.

Staff Redaksi Media DPR Jambi
Senin, 09 Februari 2026


 WAHAI | MEDIA-DPR.COM. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai melaksanakan kegiatan pembinaan mental dan spiritual bagi Warga Binaan melalui Ibadah Minggu yang berlangsung khidmat di Gereja Ebenhaezer Lapas Wahai pada Minggu (8/2). Kegiatan diikuti oleh Warga Binaan dan petugas beragama Kristen, dengan sumber berita dari MEDIA-DPR.COM.

 

Ibadah dipimpin oleh Pdt. Bella Lawalata dengan pembacaan Firman Tuhan dari Efesus 1:3–14, bertema “Kekayaan Orang-Orang yang Terpilih.” Suasana hangat dan penuh pengharapan mencerminkan semangat pertobatan dan pembaruan hidup bagi seluruh peserta.

 

Dalam khotbahnya, Pdt. Bella menjelaskan bahwa kekayaan yang dimaksud bukan harta duniawi, melainkan berkat rohani seperti kasih karunia, pengampunan dosa, hikmat, dan janji keselamatan bagi setiap orang yang percaya.

 

Kepala Lapas Wahai Tersih Victor Noya mengapresiasi kegiatan ini sebagai bagian penting dari program pembinaan. “Kami berharap melalui pembinaan mental spiritual, mereka dapat mengalami perubahan positif dan siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

 

Kepala Subseksi Pembinaan Merpaty Susana Mouw menegaskan bahwa pembinaan kerohanian adalah pilar utama dalam proses pemasyarakatan. “Kegiatan rutin memberikan ketenangan batin, menumbuhkan harapan, dan membantu Warga Binaan menjalani masa pembinaan dengan sikap optimis,” jelasnya.

 

Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Maluku Ricky Dwi Biantoro juga memberikan dukungan penuh. “Pembinaan spiritual membentuk integritas dan kesadaran diri. Kami mendorong seluruh jajaran untuk menghadirkan kegiatan positif yang menumbuhkan nilai-nilai keimanan agar tujuan pemasyarakatan tercapai,” tuturnya.

 

Melalui ibadah ini, Lapas Wahai berharap setiap Warga Binaan dapat merasakan kasih Tuhan yang memulihkan, menemukan makna hidup baru, dan mempersiapkan diri untuk masa depan yang lebih cerah.(**)

close