Keliru Jika Katakan Kota Sibolga Tidak Maju di Kepemimpinan Syukri-Pantas.

Iklan Semua Halaman

.

Keliru Jika Katakan Kota Sibolga Tidak Maju di Kepemimpinan Syukri-Pantas.

Staff Redaksi Media DPR Jambi
Rabu, 25 Februari 2026

Wali Kota Akhmad Syukri Nazry Penarik, S.Pd., M.H., Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobing.


SIBOLGA | MEDIA-DPR.COM. Keliru jika menyatakan Kota Sibolga Provinsi Sumatra Utara (Sumut), tidak mengalami kemajuan dalam kepemimpinan Walikota dan Wakil Wali Kota Akhmad Syukri Nazry Penarik, S.Pd., M.H., dan Wakil Wali Kota Sibolga Pantas Maruba Lumban Tobingm


Hal ini disampaikan, Tigor Panuturi Tambunan, S.Sos., MTr. Ak.,sebagai sumber dari MEDIA-DPR-COM pada Rabu (25/02/2026).

 

Menurutnya, meskipun masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki, Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga telah menjalankan tugasnya dengan serius dan telah mencatatkan capaian kinerja terukur dalam kurun waktu 1 tahun terakhir.

 

Berbagai prestasi serta hasil kerja yang telah diraih Pemko Sibolga antara lain:

 * Penerimaan sejumlah penghargaan dari Pemerintah Pusat atas prestasi kerja yang diraih melalui kerja sama bersama.

* Pembangunan kembali Stadion Horas yang sebelumnya terabaikan.

* Pelaksanaan normalisasi Sungai Aek Doras yang berjalan dengan baik hingga saat ini.

* Pembangunan Hunian Tempat 


Penampungan (Huntap) bagi keluarga korban bencana, ditunjang dengan penyaluran bantuan pengganti sewa rumah kontrakan dan santunan yang tersalurkan secara baik dan merata.

* Penyaluran ragam bantuan sosial secara merata kepada seluruh masyarakat Kota Sibolga.

* Percepatan proses pengurusan dokumen kependudukan.

* Penyaluran paket beasiswa pendidikan bagi masyarakat kurang mampu yang dilakukan dengan baik.

* Pelayanan kesehatan yang cukup memadai bagi warga.

* Tidak adanya pemotongan Tunjangan Profesi Pemerintah (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), serta kebijakan mutasi ASN yang tidak dilakukan secara sembarangan seperti di beberapa daerah lain.

* Akses air minum meskipun masih menghadapi beberapa kendala, namun kondisi di Sibolga jauh lebih baik dibandingkan daerah sekitar.

 

Sumber MEDIA-DPR-COM juga menjelaskan bahwa percepatan pembangunan di Kota Sibolga serta daerah lain di Indonesia terkendala oleh penyesuaian kebijakan efisiensi anggaran belanja APBN dan APBD berdasarkan Inpres No. 1 Tahun 2025, yang menyebabkan pemangkasan anggaran belanja daerah untuk menyesuaikan kebijakan dari Pemerintah Pusat.

 

"Meskipun demikian, sejauh ini Pemko Sibolga telah berusaha sebaik mungkin dan maksimal untuk melakukan percepatan kemajuan Kota Sibolga. 


Mari kita doakan agar anggaran daerah bisa kembali normal dan Kota Sibolga kedepan lebih baik sesuai harapan kita bersama," pungkas Tigor.(Demak MP Panjaitan/Pance)

close