Lebih Dua Bulan Tanpa Evakuasi, Keluar Korban Bencana Tapteng Cari Sendiri - Surat Terbuka Ajak Masyarakat saling Bantu.

Iklan Semua Halaman

.

Lebih Dua Bulan Tanpa Evakuasi, Keluar Korban Bencana Tapteng Cari Sendiri - Surat Terbuka Ajak Masyarakat saling Bantu.

Staff Redaksi Media DPR Jambi
Jumat, 06 Februari 2026

Diterima dari Yasiduhu Mendrofa pada Jumat (06/02/2026) untuk publikasi di MEDIA-DPR.COM

 

TAPTENG, MEDIA-DPR.COM. Keluarga korban jiwa bencana alam di Desa Sibio-bio, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tapanuli (Tengah) Provinsi Sumatra Utara (Sumut) mengajukan surat terbuka kepada Presiden RI, Gubernur Sumatera Utara, serta jajaran pemerintah terkait, dengan permohonan segera mengambil tindakan nyata pencarian dan evakuasi korban yang belum ditemukan.

 

Peristiwa bencana terjadi pada 25 November 2025, dan hingga kini lebih dari dua bulan berlalu, keluarga belum melihat upaya lanjutan pencarian terhadap Radina Mendrofa yang dinyatakan hilang. Perwakilan keluarga, Ratakan Zendato, menyampaikan bahwa tuntutan mereka bukan hanya emosional, melainkan wajar untuk mendapatkan kepastian dan kehadiran negara.

 

"Kami tidak membutuhkan bantahan atau pernyataan penguatan. Yang kami harapkan adalah tindakan nyata berupa pencarian dan evakuasi korban jiwa yang belum ditemukan," ujarnya dalam keterangan tertulis.

 

Keluarga juga mengungkapkan bahwa upaya pencarian dua korban sebelumnya lebih banyak dilakukan secara mandiri bersama masyarakat setempat. Hingga saat ini, satu korban lainnya masih hilang dan pencarian terus dilakukan dengan kemampuan terbatas. Sejak tahap tanggap darurat hingga pemulihan, belum terlihat operasi pencarian aktif dari tim resmi.

 

Surat terbuka khususnya mengajak perhatian Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu S.H., M.H., untuk mengakomodasi permohonan tersebut. 


Sebelumnya, surat telah diteruskan kepada Kepala BPBD Tapteng, Leo Sinaga, namun hingga berita ini diterbitkan belum diperoleh balasan resmi karena pihak terkait sedang di luar kota.

 

Keluarga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret, sementara pesan dari kasus ini mengajak masyarakat untuk saling membantu dalam menghadapi kesulitan dan mendorong kolaborasi antar pihak dalam penanganan bencana.(Demak MP Panjaitan/Pance)

close