Kapolda Metro Jaya Pimpin Rakor Operasi Ketupat Jaya Serta Amankan Jalur Mudik Lebaran Tahun 2026

Iklan Semua Halaman

.

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rakor Operasi Ketupat Jaya Serta Amankan Jalur Mudik Lebaran Tahun 2026

Staff Redaksi M-DPR
Senin, 09 Maret 2026


Jakarta | MEDIA-DPR.COM, Polda Metro Jaya menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral dalam rangka pengamanan Operasi Ketupat Jaya,dan

 Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Metro Jaya,Irjen Pol Asep Edi Suheri,S.I.K, M.Si,

Rakor digelar di Balai Pertemuan Metro Jaya (BPMJ), Jakarta, kepada dpr-com Senin (9/3/2026). hadir Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol .Dekananto Eko Purwono,para Pejabat Utama (PJU), serta para kapolres juga jajarannya.


Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto,yang di panggilan akrabnya Buher,mengatakan rapat koordinasi lintas sektoral tersebut merupakan bagian dari kesiapan pengamanan mudik agar berjalan aman, tertib, dan lancar.


"Pada hari ini Polda Metro Jaya melaksanakan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka pengamanan Operasi Ketupat Jaya 2026 yang akan dilaksanakan mulai tanggal 13 sampai dengan 25 Maret,"tutur Buher 


Dalam operasi tersebut, sebanyak 6.802 personel gabungan yang terdiri atas Polri, TNI, pemerintah daerah, serta berbagai unsur potensi masyarakat akan diterjunkan. Personel akan disiagakan di 68 Pos Pengamanan, 22 Pos Pelayanan, dan 5 Pos Terpadu yang tersebar di sejumlah titik strategis wilayah hukum Polda Metro Jaya


Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Komarudin mengatakan pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai instansi guna memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman.


Antisipasi pencurian,Polda Metro Jaya buka penitipan kendaraan gratis buat pemudik

"Tidak kurang dari 6.802 personel gabungan Polri, TNI, dan instansi terkait akan tergelar di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya untuk memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan dalam pelaksanaan mudik Lebaran hingga arus balik nanti,"ujar Komarudin.


sementara itu Asep menjelaskan bahwa, berdasarkan prediksi kementerian Perhubungan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 16-18 Maret 2026. DKI Jakarta menjadi salah satu daerah asal pemudik terbesar yang akan menuju berbagai wilayah, seperti Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.


"Kami mengimbau kepada masyarakat yang akan melaksanakan perjalanan mudik supaya memastikan kondisi kesehatan dalam keadaan fit, kendaraan baik roda dua atau roda empat dalam kondisi baik, serta merencanakan perjalanan dengan baik tidak bersamaan dengan puncak arus mudik.


Selain pengamanan arus mudik dan balik, kepolisian mengantisipasi berbagai aktivitas masyarakat selama periode libur lebaran Idul Fitri termasuk pengamanan malam takbir, pelaksanaan salat Idul Fitri, hingga kegiatan masyarakat di sejumlah tempat wisata.


Polda Metro Jaya juga mengoptimalkan layanan call center 110 serta menyiapkan berbagai skenario rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi potensi kepadatan maupun kondisi darurat selama periode mudik lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah," Asep. (Suyanto)

close