JAKARTA | MEDIA-DPR.COM, Kapolri Jenderal,Drs.Listyo Sigit Prabowo,M.Si,di dampingi Menteri Perhubungan RI,Dudy Purwagandhi,Asops Kapolri Komjen Pol.Mohammad Fadil Imran,Kadiv Humas Mabes Polri,Irjen Pol.Jonny Eddizon Isir, Direktur Utama PT.Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono,meninjau langsung arus balik Mudik Lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah,di Jasa Marga Toll Road Command Center, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat,serta memastikan penanganan dan pengendalian lalu lintas berjalan dengan baik dan optimal.
Sigit mengungkapkan, puncak arus balik gelombang pertama sudah berlangsung kemarin hari, Selasa 24 Maret 2026. Berdasarkan data, tercatat ada 256.338 kendaraan yang masuk ke wilayah Jakarta dan sekitarnya.
"Ini lebih tinggi dibandingkan tahun kemarin, tahun kemarin 223.163 kendaraan. Namun Alhamdulillah artinya kita melihat bahwa puncak arus balik kurang lebih sudah terjadi tadi malam, tinggal kita urai untuk yang lain," kata Sigit,kepada dpr-com Rabu (25/3/2026).
Sigit memastika,bahwa penanganan arus balik berjalan optimal dan aman dengan melakukan kebijakan rekayasa lalu lintas,di antaranya menerapkan One Way Nasional maupun lokal hingga contraflow.
Kepolisian dan pihak terkait lainnya terus mewaspadai dan mengantisipasi adanya gelombang arus balik kedua,mengingat masih ada pemudik yang memilih untuk menunda kepulangannya.
"Jadi,tadi malam,ada catatan kurang lebih 1.958.838 kendaraan yang masuk. Dan baru saja tadi kita cek lagi di jam 12.00 ada 82.000 sehingga total kurang lebih 2.040.000 yang sudah masuk Jakarta.
"Artinya masih ada sisa dari kurang lebih 2.521.229 kendaraan yang meninggalkan Jakarta dikurangi 2.040.000, itulah yang menjadi PR kita untuk bisa kita urai di kegiatan yang terkait dengan puncak arus balik," tambah Sigit
Sigit meminta,kepada seluruh jajarannya untuk mengingatkan kepada pemudik supaya mengutamakan keselamatan juga mengimbau kepada pengendara untuk berisitirahat apabila sudah mengalami kelelahan di jalan.
"Ada rest area di jalur tol, kemudian juga ada tempat-tempat istirahat yang ada di jalur arteri, baik itu di pos-pos pelayanan, pos terpadu ataupun jalur-jalur jembatan timbang yang sudah disiapkan sehingga kemudian kita betul-betul bisa menekan jumlah laka lantas walaupun secara nasional kita turun, namun kita harapkan sampai dengan arus balik nanti jumlah laka lantasnya tidak terlalu signifikan,"tutur Sigit.
Sigit mengatakan, Operasi Ketupat 2026 berakhir dan Polri tetap bersiaga dalam memberikan pengamanan serta pelayanan dengan melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).
"Karena hari ini operasi kita sudah selesai, kita tambahkan tiga atau empat hari dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan,Ini semua menjadi bagian dari upaya untuk supaya rangkaian arus mudik dan arus balik betul-betul bisa terjaga dengan baik,"ucap Sigit. (Suyanto)

Komentar

