JAKARTA | MEDIA-DPR COM. Kabar duka datang dari keluarga besar Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan masyarakat Batak. Irjen Pol (Purn) Drs. Edward Hasoloan Aritonang, M.M.,
Mantan Kepala Divisi Humas Polri periode 2010 serta putra terbaik Desa Hutasoit II, Kecamatan Lintong Nihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) Provinsi Sumatra Utara (Sumut), meninggal dunia pada Kamis (12/03/2026) pukul 10.41 WIB di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta, dalam usia 72 tahun.
Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka Perumahan Raffles Hills Blok F5 Nomor 7, Cibubur, Jawa Barat (Jabar). Rencananya, pemakaman secara militer akan dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 12.30 WIB, dengan upacara yang akan dipimpin oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo sebagai inspektur upacara.
Almarhum meninggalkan istri Ny. Frida Adelaide Silalahi-Aritonang, dua anak Robert Hasian Aritonang dan Ronaldo Goglas Moses Aritonang, serta dua cucu Arga Noah Aritonang dan Mireya Namora Aritonang.
KARIER CEMERLANG, DEKAT DENGAN MASYARAKAT DAN JURNALIS
Lulusan Akademi Kepolisian angkatan 1977, Edward Aritonang pernah menjabat sejumlah jabatan strategis, antara lain Kapolres KP3 Pelabuhan Tanjung Priok, Kadispen Polda Metro Jaya.
Kapolda Nusa Tenggara Timur, Kapolda Jawa Tengah, serta Kadiv Humas Polri. Namanya semakin dikenal publik ketika menjadi juru bicara investigasi Bom Bali 2002.
Saat menjabat Kapolda Jawa Tengah (Jateng) , ia pernah berinteraksi dengan Joko Widodo yang kala itu masih Wali Kota Solo.
Ia juga pernah menjadi atasan Listyo Sigit Prabowo, yang saat itu menjabat Kapolres Pati.
Dalam sebuah kesempatan, almarhum menyampaikan bahwa perjalanan karier seseorang adalah rahasia Tuhan dengan sikap yang rendah hati.
Meski lahir di Rantauprapat, Sumut, ia memiliki kedekatan kuat dengan kampung halaman di Tanah Batak.
Sejak sekolah, ia kerap membantu pekerjaan di sawah, menggembala kerbau, dan selalu menyatakan cinta pada kampung halamannya.
SETELAH PENSIUN TETAP AKTIF MEMBANGUN DAERAH.
Pasca pensiun, Edward Aritonang tidak berhenti berkontribusi bagi masyarakat. Ia mendirikan Hotel Noah dekat Bandara Silangit, Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara Taput Sumut, serta ikut menggagas pembangunan Tugu Toga Aritonang di kawasan Danau Toba.
Sebelum wafat, ia menjabat Ketua Umum BPD Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (Abujapi) Jaya periode 2025–2030.
Ia juga kerap mengimbau para perantau agar kembali membangun kampung halaman.
Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi keluarga, masyarakat Batak, dan institusi Polri.
Ia dikenang sebagai pemimpin yang rendah hati, dekat dengan rakyat, dan memiliki dedikasi tinggi bagi bangsa dan negara. Semoga Tuhan Yang Maha Esa menerima amal ibadahnya dan memberikan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan. (Red)

Komentar

