Aksi Dugaan Perampokan dan Penyekapan di Wilayah Margamulya Pangalengan : Ketua RW berharap Aktifkan Siskamling

Iklan Semua Halaman

.

Aksi Dugaan Perampokan dan Penyekapan di Wilayah Margamulya Pangalengan : Ketua RW berharap Aktifkan Siskamling

Staff Redaksi Media DPR Jambi
Kamis, 23 April 2026

 




BANDUNG, MEDIA — DPR.COM Aksi dugaan perampokan disertai penyekapan terjadi di Kampung Padaawas, RT 06 RW 16, Desa Margamulya, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat Kamis (23/4/2026) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.


Seorang ibu rumah tangga bersama anaknya diduga menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Pelaku diduga masuk ke dalam rumah saat kondisi lingkungan masih sepi, lalu menyekap korban sebelum mengambil sejumlah barang berharga.


Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga membawa kabur satu unit sepeda motor, telepon genggam, dokumen penting seperti BPKB, serta barang berharga lainnya milik korban.


Ketua RW setempat, Aang, mengatakan dirinya menerima laporan langsung dari beberapa warga terdekat kejadian.


 Ia menyebut pelaku diduga memanfaatkan situasi dini hari untuk melancarkan aksinya tanpa diketahui warga.


Korban bersama anaknya kemudian diduga disekap di dalam rumah. Dalam kondisi tertekan, korban tidak dapat melakukan perlawanan.


 Pelaku juga disebut mengancam korban menggunakan senjata tajam sambil menanyakan keberadaan barang berharga.


“Korban akhirnya menunjukkan lokasi barang-barang tersebut demi menghindari hal yang tidak diinginkan,” ujar Aang saat ditemui, Kamis siang.


Setelah itu, pelaku diduga menggeledah isi rumah dan membawa sejumlah barang. Aksi tersebut berlangsung hingga menjelang pagi.


Korban baru berhasil keluar sekitar pukul 06.30 WIB setelah pelaku meninggalkan lokasi. Dalam kondisi syok, korban kemudian meminta pertolongan warga sekitar, yang selanjutnya melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.


Peristiwa ini mengundang perhatian warga karena terjadi di kawasan permukiman padat yang selama ini dikenal relatif aman.


Menanggapi kejadian tersebut, Ketua RW Aang mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hingga dini hari. 


Ia juga meminta masyarakat memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum beristirahat.


“Kami mengimbau warga agar lebih waspada, pastikan pintu dan jendela terkunci, serta segera melapor jika melihat hal mencurigakan di lingkungan sekitar,” katanya.


Selain itu, Aang berharap juga didorong untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) guna mencegah kejadian serupa terulang.


Dan kalau ada tamu agar melapor walopun saudara sendiri.


Sampai berita ini tayang pihak lainya belum bisa di pinta keterangan.


(AS)

close