Dinilai Menistakan Agama, GAMKI Bersama 19 Ormas Kristen Lapor Jusuf Kalla ke Polda Metro Jaya

Iklan Semua Halaman

.

Dinilai Menistakan Agama, GAMKI Bersama 19 Ormas Kristen Lapor Jusuf Kalla ke Polda Metro Jaya

Staff Redaksi Media DPR Jambi
Senin, 13 April 2026
 Foto : GAMKI) bersama 19 lembaga dan organisasi masyarakat Kristen lainnya mengambil langkah hukum. 


 

JAKARTA | MEDIA-DPR-COM. Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) bersama 19 lembaga dan organisasi masyarakat Kristen lainnya mengambil langkah hukum. 


Mereka resmi melaporkan mantan Wakil Presiden ke -10 dan ke -12 RI, Jusuf Kalla (JK), ke Polda Metro Jaya terkait pernyataan yang dinilai sangat menyinggung dan melukai perasaan umat Kristen.

 

Ketua Umum GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat, menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai respons atas viralnya potongan video ceramah JK yang menimbulkan kemarahan dan keresahan luas di tengah masyarakat.

 

Pernyataan Dinilai Melukai Hati

Dalam video yang beredar, JK menyinggung isu konflik di Poso dan Ambon, serta menggunakan istilah "mati syahid" yang dikaitkan dengan pihak-pihak yang bertikai. Pernyataan ini dinilai telah menistakan ajaran Kekristenan dan tidak sesuai dengan keyakinan umat.

 

"Kami mewakili 19 organisasi datang untuk melaporkan karena ceramah beliau telah melukai perasaan umat Kristen serta menimbulkan polemik yang tidak perlu. 


Hal ini sangat mengganggu kerukunan yang selama ini kita jaga," ujar Sahat Sinurat di lokasi Polda Metro Jaya. sumber MEDIA-DPR-COM Senin (13/04/2026).

 

Harapkan Klarifikasi dan Permintaan Maaf

Meskipun telah menempuh jalur hukum, pihak pelapor tetap berharap adanya penyelesaian yang bijaksana dan dewasa. Mereka menantikan tanggapan dari tokoh bangsa tersebut.

 

"Harapan kami, Bapak Jusuf Kalla segera merespons dengan baik. Paling tidak memberikan pernyataan terbuka, meminta maaf, dan mengklarifikasi maksud sebenarnya agar kesalahpahaman ini segera usai," tegasnya.

 

Hingga saat ini, masyarakat luas menantikan bagaimana kasus ini akan ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian serta respons selanjutnya dari Jusuf Kalla demi menjaga kedamaian dan kerukunan bangsa.(Red)

 


 

close