Jangan Berspekulasi: Pemeriksaan Wakil Walikota Sibolga Sebagai Saksi, Proyek Pasar Ikan Bukan Masa Ini

Iklan Semua Halaman

.

Jangan Berspekulasi: Pemeriksaan Wakil Walikota Sibolga Sebagai Saksi, Proyek Pasar Ikan Bukan Masa Ini

Staff Redaksi Media DPR Jambi
Jumat, 24 April 2026
Foto : St. Tigor Panuturi Tambunan, S.Sos., MTr. Ak., 


SIBOLGA | MEDIA-DPR-COM.  Pihak terkait meminta seluruh elemen masyarakat dan media untuk tidak berspekulasi atau membuat asumsi liar terkait pemeriksaan Wakil Walikota Sibolga, Bapak Pantas Maruba Lumbantobing, di Polda Sumatera Utara.

 

Hal ini disampaikan Ketua Umum Poros Tapanuli, St. Tigor Panuturi Tambunan, S.Sos., MTr. Ak., Jum'at (24/04/2026), sumber MEDIA-DPR-COM MEDI, sebagai upaya meluruskan informasi yang beredar, agar publik memahami proses hukum yang berjalan secara objektif dan utuh.

 

Ditegaskan bahwa berdasarkan keterangan resmi Tigor, Bapak Pantas Maruba Lumbantobing dipanggil dan diperiksa dalam kapasitas sebagai Saksi, bukan sebagai tersangka, dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Pasar Ikan Modern.

 

"Sudah sangat jelas dan tegas disebutkan. Jangankan seorang Wakil Wali Kota, sekelas Menteri, bahkan mantan Presiden RI, sekalipun, dimungkinkan untuk dimintai keterangan sebagai saksi oleh Aparat Penegak Hukum (APH), sepanjang dibutuhkan untuk kepentingan penyidikan," ujar pernyataan resmi tersebut.

 

Kehadiran beliau di Poldasu dinilai sebagai bentuk komitmen tinggi dan kepatuhan seorang pemimpin untuk menghargai serta menghormati proses hukum yang berlaku di negara ini.

 

Fakta Penting: Proyek Bukan Masa Pemerintahan Saat Ini

 

Selain itu, perlu diketahui bersama bahwa fakta sejarah proyek tersebut sangat jelas.

 

"Pembangunan Pasar Ikan Modern di Kota Sibolga Provinsi Sumatra Utara (Sumut), bukan dilaksanakan pada masa Pemerintahan Walikota saat ini, Bapak Akhmad Syukri Nazry Penarik S.Pf., M.H, melainkan merupakan proyek yang dikerjakan pada masa pemerintahan sebelumnya," tegasnya.

 

Diharapkan dengan adanya kejelasan informasi ini, masyarakat dapat memaklumi situasi yang sebenarnya dan tidak mudah terprovokasi oleh opini sesat.

 

"Semoga kita semua bisa memaklumi dan menjadi pemilik informasi yang utuh dalam memahami setiap berita yang ada di media sosial. Mari kita tetap menjadi berkat bagi semua orang," pungkas pesan tersebut.


(Demak MP Panjaitan/Pance)

close