Wali Kota Sibolga Pimpin Rapat Kepling: Anda Ujung Tombak Pelayanan, Kerja Harus Integritas

Iklan Semua Halaman

.

Wali Kota Sibolga Pimpin Rapat Kepling: Anda Ujung Tombak Pelayanan, Kerja Harus Integritas

Staff Redaksi Media DPR Jambi
Jumat, 17 April 2026


Foto : Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik S.Pd. N.H., Memimpin Rapat Evaluasi dan Penguatan Kinerja Kepala Lingkungan (Kepling) se -Kota Sibolga. 


SIBOLGA | MEDIA-DPR-COM. Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik S.Pd , M.H., memimpin langsung Rapat Evaluasi dan Penguatan Kinerja Kepala Lingkungan (Kepling) se -Kota Sibolga. 


Kegiatan berlangsung di Aula Nusantara I, Kantor Wali Kota Jln. Dr Sutomo Kota Sibolga Provinsi Sumatra Utara (Sumut) Kamis (16/04/2026). info Disinfokom Sibolga.

 

Rapat ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Drs. Herman Suwito, M.M., Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Drs. Rudolf S. Butar-butar, M.Pd., Asisten Pemerintahan dan Kesra Josua Hutapea, S.Sos., Asisten Administrasi Pembangunan dan Umum Denni Aprilsyah Lubis, S.T., M.Kom., serta seluruh Camat, Lurah, dan ratusan Kepling.

 

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus merespons berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

 

Dalam arahannya, Wali Kota menekankan dua hal krusial: akurasi data dan integritas. Hal ini sangat vital terutama dalam penyaluran bantuan sosial dan penanganan dampak bencana.

 

"Saya minta agar Kepling tetap objektif dalam mengusulkan data warga. Jangan hanya karena kedekatan personal lalu diusulkan berbagai bantuan, padahal faktanya tidak demikian. Pastikan berdasarkan fakta lapangan," tegas Wali Kota.

 

Ia juga mengingatkan bahwa BPBD akan melakukan uji publik terhadap data yang masuk. "Saya harapkan tidak ada lagi data yang keliru atau terlewat. Koordinasikan selalu dengan Lurah dan Camat," tambahnya.

 

Tegas! Tiga Kepling Dicopot, Sanksi Tegas Bagi yang Melanggar

 

Sebagai bentuk penegakan disiplin dan komitmen perubahan, Wali Kota mengumumkan pemberhentian terhadap tiga orang Kepling yang terbukti tidak menjalankan tugas dengan baik dan melanggar aturan.

 

"Mulai hari ini, standarnya sudah berubah. Jika ada yang tidak bekerja sesuai aturan, melakukan pungutan, sulit dihubungi, atau tidak dekat dengan masyarakat, akan langsung kami copot setelah diverifikasi. Bahkan hari ini, tiga orang langsung diganti tanpa pemberitahuan sebagai bentuk sanksi tegas," jelas Wali Kota dengan tegas.

 

Meski bersikap tegas, Wali Kota juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota selama ini sangat memperhatikan kesejahteraan para Kepling melalui berbagai apresiasi, mulai dari insentif pencapaian target PBB hingga pemberian THR dari dana pribadi pimpinan daerah.

 

"Kepling adalah ujung tombak pemerintahan. Jika Bapak/Ibu bekerja baik, citra Pemko Sibolga juga baik di mata masyarakat. Namun jika pelayanan buruk, maka nama pemerintah ikut terdampak. Mari kita saling menjaga," pungkasnya.


(Demak MP Panjaitan/Pance)

close