Gambar Ilustrasi: Alran Listrik Masuk di Dusun Unte Mungkus Desa Unte Mungkur I Kecamatan Kolang Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut) Warga Ucapkan Terima Kasih Kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan PLN.TAPTENG | MEDIA-DPR.COM. Issue keberhasilan penyalaan listrik di Dusun Unte Mungkur, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut), yang baru saja menikmati penerangan setelah 80 tahun merdeka, kembali menjadi sorotan publik.
Melalui unggahannya di akun Facebook pribadinya pada Sabtu (09/05/2026), St. Tigor Panuturi Tambunan, S.Sos., MTr. Ak., mengungkapkan pandangan kritis namun penuh fakta terkait siapa sesungguhnya yang berperan besar dalam mewujudkan momen bersejarah tersebut.
Dalam tulisannya yang mengundang banyak perhatian warga, Tigor menyampaikan rasa herannya melihat banyak pihak yang saling mengklaim jasa sebagai pihak yang berhasil memasukkan listrik ke wilayah pelosok tersebut.
Padahal, di mata masyarakat yang memahami proses pembangunan infrastruktur, kenyataannya sangat jelas dan berbeda.
Bukan Jasa Semata Pemda, Tapi Proses Panjang Program PLN
"Heran juga melihat banyak klaim yang berjasa untuk memasukkan listrik di Tapteng. Padahal nyata-nyata listrik itu bisa masuk karena kerja PLN," tulis Tigor di awal unggahannya.
Ia menegaskan bahwa proses menghadirkan aliran listrik ke daerah tertinggal bukanlah pekerjaan yang instan atau mudah.
Diperlukan waktu yang sangat lama, perencanaan matang, serta biaya investasi yang sangat besar. Menurutnya, meskipun peresmian dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda), setempat, hal itu tidak lantas menjadikan keberhasilan tersebut sebagai jasa semata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng).
"Sebab proses itu sudah dilakukan dalam kurun waktu yang cukup lama dan matang melalui program perluasan jaringan transmisi dan distribusi tegangan tinggi, mulai dari gardu induk hingga menjangkau desa-desa yang sangat jauh," jelasnya.
Kepedulian Tinggi Presiden Prabowo Kunci Utama
Lebih jauh, Tigor menekankan bahwa keberhasilan ini adalah wujud nyata perhatian dan kepedulian langsung dari Pemerintah Pusat di bawah pimpinan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Berkat kebijakan dan dukungan anggaran dari pusat, serta kerja keras jajaran PLN, wilayah-wilayah terpencil seperti Unte Mungkur akhirnya terang benderang.
"Artinya masuknya aliran listrik ke Dusun Unte Mungkur adalah bentuk kepedulian Bapak Presiden RI Prabowo Subianto. Seharusnya kita berterima kasih kepada Beliau karena memberikan perhatian yang tinggi kepada masyarakat yang jauh tertinggal di daerah pelosok Tapteng," tegasnya.
Ia juga menilai kekeliruan besar jika keberhasilan ini hanya dianggap sebagai buah perjuangan pemerintah daerah semata, tanpa melihat peran besar negara dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) energi tersebut.
Tigor berharap, di balik perdebatan siapa yang berjasa, hal yang paling utama adalah manfaat yang diterima masyarakat.
"Semoga dengan masuknya listrik ke Unte Mungkur, kehidupan masyarakat setempat dapat semakin sejahtera. Bravo Pak Prabowo dan PLN," tutup tulisan Tigor Panuturi Tambunan yang mendapat banyak dukungan dan tanggapan positif dari warga net.
Ditulis oleh Demak MP Panjaitan/Pance Jurnalis MEDIA-DPR.COM.

Komentar
