TAPTENG | MEDIA-DPR.COM. Dunia maya kembali dihebohkan dengan unggahan yang menyoroti nasib pilu korban penganiayaan yang terjadi di lingkungan Rumah Dinas Bupati Kabupaten Tapanuli Tengah Tapteng Provinsi Sumatra Utara (Sumut)
Hingga hari ini, kasus kekerasan tersebut masih menjadi tanda tanya besar, di mana pelaku yang diduga kuat terlibat hingga kini belum tertangkap dan diproses hukum.
Hal ini disampaikan dalam postingan akun Facebook Pdk Tapteng Hotman Paris 911, Selasa (05/05/2026), yang mempertanyakan tegaknya hukum di negeri ini.
"Inilah korban penganiayaan di rumah dinas bupati. Apakah kekerasan seperti ini masih dibiarkan terjadi di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto?" tulis akun tersebut dengan nada kecewa mendalam.
Kasus kekerasan terhadap insan pers ini dinilai sangat mencederai rasa keadilan masyarakat. Korban yang saat itu menjalankan tugas jurnalistik justru mendapat perlakuan tidak manusiawi.
Masyarakat menuntut agar Aparat Penegak Hukum (APH), bertindak cepat dan tegas. Tidak boleh ada unsur pembiaran atau perlindungan terhadap oknum pelaku, siapapun dia.
"Diminta kepada saudara agar share postingan ini sebanyak-banyaknya, agar saudara kita ini dapat keadilan di negara ini," seru unggahan tersebut yang kini viral dan didukung ribuan warganet.
Mata Tertuju pada Penegak Hukum
Suara keprihatinan ini ditujukan langsung kepada pihak-pihak berwenang agar segera turun tangan. Publik menunggu kepastian hukum yang nyata dan tidak tumpul ke atas tajam ke bawah.
Ditulis oleh Demak MP Panjaitan/Pance Wartawan MEDI-DPR.COM.

Komentar

