TAPTENG | MEDIA-DPR.COM.Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut), akhirnya menyampaikan klarifikasi resmi terkait isu yang sedang hangat diperbincangkan masyarakat terkait dugaan adanya proyek fiktif di PDAM Mual Nauli.
Melalui keterangan resminya, Pemkab Tapteng menegaskan bahwa informasi yang menyebutkan adanya proyek tidak nyata atau fiktif tersebut adalah tidak benar dan masuk kategori hoaks.
Langkah ini diambil untuk meluruskan opini publik dan meredam keresahan yang muncul akibat narasi yang dinilai belum terverifikasi kebenarannya.
"Informasi yang beredar terkait dugaan proyek fiktif PDAM Mual Nauli tidak benar. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya," tegas Pemkab.
Ditegaskan pula, bahwa seluruh program dan kegiatan pembangunan yang berjalan senantiasa mengacu pada mekanisme serta aturan perundang-undangan yang berlaku.
Meski membantah isu tersebut, Pemkab Tapteng tetap membuka diri dan mengapresiasi peran aktif masyarakat.
Kritik dan pengawasan dari publik dinilai sangat penting dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, asalkan dilakukan berdasarkan data dan fakta yang valid.
Pemkab Tapteng, juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia sosial.
Masyarakat diharapkan selalu mengedepankan verifikasi terlebih dahulu sebelum menyebarkan informasi, guna mencegah kerugian akibat penyebaran berita bohong yang dapat meresahkan banyak pihak.
(Lisberth Manik S.E.)

Komentar

