Suasana Penuh Optimime dan Semangat Persatuan Mewarnai Pertemuan antara Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Dengan Jajaran Pimpinan Gereja Pentakosta Indonesia (GPI), Senin (11/05/2026).
JAKARTA | MEDIA-DPR.COM. Suasana penuh optimisme dan semangat persatuan mewarnai pertemuan antara Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan jajaran pimpinan Gereja Pentakosta Indonesia (GPI), Senin (11/05/2026).
Dalam audiensi tersebut, AHY menegaskan komitmen menjaga keutuhan bangsa, seraya mengingatkan bahwa Indonesia harus tetap berdiri kokoh di atas fondasi persatuan di tengah dinamika dunia yang penuh ketidakpastian.
AHY menyoroti situasi global saat ini yang diwarnai berbagai tantangan, mulai dari konflik geopolitik hingga dampak yang dirasakan dalam perekonomian dunia.
Menurutnya, di tengah kondisi tersebut, kewaspadaan dan persatuan nasional menjadi modal terbesar bangsa ini untuk tetap bertahan dan maju.
Dalam pertemuan itu, AHY menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua Umum GPI, Reverend Dr. MH Siburian, M.Min., serta kepada sahabat perjuangannya, Pendeta Drs. Sabam Sinaga, M.M., yang juga menjabat sebagai Anggota DPR-RI Dapil Sumatera Utara II serta SC Sinode Besar 2026.
"Inilah indahnya Indonesia; meski kita beragam dan berbeda latar belakang, kita selalu bisa menemukan ruang untuk bersatu demi kebaikan bangsa," ujar AHY, menggambarkan kekhasan persaudaraan yang tumbuh subur di tanah air.
Kemajemukan Bukan Pemisah, Melalui Kekuatan Bangsa
AHY menekankan pandangan tegasnya bahwa kemajemukan adalah kekuatan utama Indonesia. Ia menyadari bahwa di era teknologi dan media sosial saat ini, ruang publik sangat rentan memicu polarisasi dan perbedaan pendapat yang tajam.
Oleh karena itu, ia mengingatkan seluruh elemen bangsa agar tidak terjebak ke dalam perpecahan.
"Saya meyakini bahwa nilai-nilai idealisme dan iman harus diletakkan pada konteks zaman untuk menghadirkan suasana yang damai, rukun, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat," tambahnya.
Apresiasi Sejarah dan Peran Besar GPI
Pada kesempatan itu pula, AHY menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas undangan resmi untuk menghadiri Sinode Besar GPI Tahun 2026 yang rencananya akan digelar di Pematang Siantar, Sumatera Utara.
Ia pun menyampaikan penghargaan mendalam atas perjalanan panjang keberadaan GPI yang telah hadir melayani bangsa ini sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga masa kini.
Kiprah GPI yang kini telah tumbuh besar dengan memiliki lebih dari 1.500 gereja yang tersebar di seluruh pelosok Nusantara.(Red)

Komentar

