Pemkab Tapteng Gandeng BRIN: Optimalkan Sektor Unggulan Pertanian-Kelautan dan Revitalisasi Situs Sejarah Bongal.

Iklan Semua Halaman

.

Pemkab Tapteng Gandeng BRIN: Optimalkan Sektor Unggulan Pertanian-Kelautan dan Revitalisasi Situs Sejarah Bongal.

Staff Redaksi Media DPR Jambi
Selasa, 12 Mei 2026
Bappeda Pemkab Tapteng Gelar Rakor Lintas Sektor Bersama Badan BRIN, Senin (11/05/2026), di Ruang Rapat Bappeda Tapteng Jln Jenderal Faisal Tanjung Pandan Tapteng. ( Gambar: Pemkab Tapteng / MEDIA-DPR.COM)

 

PANDAN | MEDIA-DPR.COM. Langkah strategis memperkuat ekonomi lokal sekaligus melestarikan warisan sejarah diambil Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut)


Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Pemkab Tapteng menggelar rapat koordinasi lintas sektor bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Senin (11/05/2026), di Ruang Rapat Bappeda Tapteng Jln Jenderal Faisal Tanjung Pandan Tapteng. info Pemkab Tapteng.


Pertemuan ini menjadi tonggak penting dalam penyusunan kebijakan berbasis data dan riset ilmiah.

 

Rapat dibuka oleh Plh. Kepala Bappeda Tapteng Johannes H. Saruksuk, S.T., M.T., yang diwakili oleh Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda, Muhammad Idris Siregar, S.T., M.M . 


Turut hadir jajaran peneliti BRIN, Badan Pusat Statistik (BPS) Tapteng, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

 

Kajian Sektor Unggulan Demi Tekan Pengangguran

 

Agenda utama pertemuan ini adalah mematangkan kajian strategis bertajuk "Pengembangan Sektor Unggulan Daerah dalam Upaya Penurunan Tingkat Pengangguran di Kabupaten Tapanuli Tengah". 


Dalam sambutannya, Muhammad Idris Siregar menegaskan bahwa hasil kajian ini akan menjadi fondasi utama penyusunan kebijakan pembangunan dan penggerak roda ekonomi daerah.

 

"Kami meminta seluruh pihak untuk serius dalam proses penelitian ini. Data dan hasil kajian ini nantinya akan menjadi fondasi kebijakan kita dalam menggerakkan roda ekonomi daerah," tegas Idris Siregar.

 

Dijelaskan pula, kajian kolaboratif ini akan memfokuskan analisis pada empat pilar utama yang dinilai menjadi motor penggerak ekonomi Tapteng, yaitu sektor pertanian, kelautan, koperasi, dan UMKM. Pengembangan keempat sektor ini diharapkan mampu membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat.

 

Revitalisasi & Pengamanan Situs Bersejarah Bongal

 

Selain sektor ekonomi, rapat ini juga membahas agenda vital terkait pelestarian aset sejarah, yakni rencana revitalisasi Situs Bongal Sijago-jago di Kecamatan Badiri, yang ditetapkan sebagai calon Kawasan Stasiun Lapangan Bongal.

 

Plt. Direktur Kemitraan Riset dan Inovasi BRIN, Muhamad Amin, menjelaskan bahwa kehadiran tim BRIN bertujuan memastikan kelestarian situs tersebut sebagai kekayaan sejarah yang tak ternilai. 


Ia meminta dukungan penuh dari Pemkab Tapteng terkait pengamanan dan kondisi di lapangan, agar fungsi situs sebagai lokasi riset dan edukasi dapat berjalan optimal.

 

Langkah konkret selanjutnya yang disepakati adalah penyusunan dan penandatanganan Nota Kesepahaman antara BRIN dan Pemkab Tapteng, sebagai payung hukum pelaksanaan seluruh kegiatan riset dan pelestarian di lokasi tersebut.

 

"Kami datang terkait urgensi pelestarian Situs Bongal. Untuk itu, kami membutuhkan dukungan penuh dari Pemkab Tapteng terkait situasi dan pengamanan di lapangan agar fungsi riset dan edukasi situs ini dapat berjalan optimal, juga segera membuat Nota Kesepahaman antara BRIN dan Pemkab Tapteng tentang kegiatan yang dilaksanakan," ungkap Muhamad Amin.

 

Sinergi ini menegaskan komitmen Pemkab Tapteng untuk membangun daerah tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga identitas sejarah dan budaya demi kemajuan daerah yang berkelanjutan.

 

(Demak MP Panjaitan/Pance)

close