Dinas Pendidikan, Pemkab Tapteng Gelar Acara Grand Final Pemilihan Putra Putri Kebudayaan Tapteng Tahun 2026, yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Tapteng, Jalan Raja Junjungan Lubis, Kota Pandan, Selasa (12/05/2026). [Gambar: Pemkab Tapteng / MEDIA-DPR.COM).TAPTENG | MEDIA-DPR.COM. Di tengah derasnya arus globalisasi yang berpotensi mengikis nilai-nilai kearifan lokal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut), mengambil langkah strategis dan nyata untuk menjaga kelestarian tradisi.
Melalui Dinas Pendidikan, Pemkab Tapteng menggelar puncak acara Grand Final Pemilihan Putra Putri Kebudayaan Tapteng Tahun 2026, yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Tapteng, Jalan Raja Junjungan Lubis, Kota Pandan, Selasa (12/05/2026).
Kegiatan ini sekaligus menjadi momen pengukuhan para pemenang sebagai Duta Budaya yang akan membawa nama dan nilai luhur daerah ke kancah yang lebih luas.
Acara berlangsung khidmat dan meriah, dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tapteng Drs. Binsar TH Sitanggang, M.SP, Kepala Dinas Pendidikan Johannes Simanjuntak, S.Pd., M.M , beserta jajaran, serta berbagai tamu undangan, tokoh masyarakat, dan pemerhati budaya.
Bukan sekadar ajang mencari ketampanan atau kecantikan, kegiatan ini dirancang sebagai wadah strategis untuk melahirkan para pilar pelestari budaya dari kalangan generasi milenial dan Gen Z.
Melalui seleksi dan penilaian yang mencakup wawasan budaya, intelektualitas, hingga kepribadian, pemerintah daerah ingin memastikan nilai-nilai adat istiadat tetap hidup dan terus diwariskan.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Tapteng, H. Mahmud Efendi Lubis S.E., menegaskan bahwa para pemenang memiliki tanggung jawab besar.
Ia berpesan agar para duta budaya yang baru dikukuhkan tidak hanya menjadi simbol, tetapi menjadi tameng sekaligus penggerak budaya di era digital.
"Saat ini kita tidak hanya menyaksikan penampilan fisik, tetapi merayakan kelanjutan tradisi luhur bangsa. Saya berpesan kepada para finalis, jadilah Duta Budaya yang sesungguhnya.
Miliki intelektualitas, kepribadian yang kuat, dan promosikan potensi daerah agar tidak terpinggirkan oleh budaya asing," tegas Mahmud Efendi.
Senada dengan itu, Pemerhati Budaya, Wira Arisandi, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi Pemkab Tapteng menyelenggarakan agenda ini. Ia berharap tugas para pemenang tidak berhenti saat penobatan selesai, melainkan menjadi awal pengabdian nyata.
"Tugas adik-adik bukan sebatas menang atau kalah, tetapi bagaimana mempromosikan wisata dan menjaga ekosistem budaya Tapanuli Tengah secara berkelanjutan ke depannya," ujar Wira Arisandi.
Berikut adalah daftar lengkap para pemenang Putra Putri Kebudayaan Tapanuli Tengah 2026 yang kini resmi dikukuhkan menjadi Duta Budaya:
Kategori Putera:
01. Putera Kebudayaan Tapteng 2026: Raesyad Fajri Amron
02. Putera Warisan Budaya Takbenda 2026: Fajri Hilmawan Tanjung
03. Putera Cagar Budaya 2026: Rifqy Harun Rambe
04. Putera Seni & Tradisi 2026: Abdul Hafiz Hariri
05. Putera Sastra & Sejarah 2026: Eykel
06. Putera Ekosistem Kebudayaan 2026: Farhan Ghany
07. Putera Kebudayaan Intelegensia 2026: Seiman Laoly
08. Putera Kebudayaan Grand Model 2026: Fathir Khoiruddin
09. Putera Kebudayaan Favorit 2026: Fauzi Rahman
10. Putera Kebudayaan Berbakat 2026: Renaldi Pratama
Kategori Puteri:
01. Puteri Kebudayaan Tapteng 2026: Aulia Khirani Pasaribu
02. Puteri Warisan Budaya Takbenda 2026: Humaira Khairunnisa Tambunan
03. Puteri Cagar Budaya 2026: Rahel Kiyoshi Mitokona Ambarita
04. Puteri Seni & Tradisi 2026: Angelina Saruksuk
05. Puteri Sastra & Sejarah 2026: Aqilah Fauziah
06. Puteri Ekosistem Kebudayaan 2026: Tika
07. Puteri Kebudayaan Intelegensia 2026: Novaliana Zebua
08. Puteri Kebudayaan Favorite 2026: Hikmah
09. Puteri Kebudayaan Grand Model 2026: Nazwa Eliza
Dengan dikukuhkannya para duta ini, diharapkan kekayaan budaya, sejarah, seni, dan potensi wisata Tapanuli Tengah semakin dikenal luas, serta lestari di tangan generasi muda yang bangga akan identitas daerahnya.
Ditulis oleh Demak MP Panjaitan Pance (Sumber: Pemkab Tapteng | MEDIA-DPR.COM, Rabu 13 Mei 2026)

Komentar
