Warga Dusun Unte Mungkur, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Akhirnya Dapat Menikmati Aliran Listrik Untuk Kali Pertama, 80 Tahun Setelah Indonesia Merdeka.(Gambar: Pemkab Tapteng ) MEDIA-DPR.COM.TAPTENG | MEDIA-DPR.COM. Sebuah momen bersejarah dan penuh haru terukir di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut)
Warga Dusun Unte Mungkur, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, akhirnya dapat menikmati aliran listrik untuk kali pertama, 80 tahun setelah Indonesia merdeka.
Peresmian penyalaan listrik desa dilakukan langsung oleh Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, S.H., M.H., Kamis (07/05/2026). sumber Pemkab Tapteng
Suasana sukacita dan kebahagiaan tak terbendung menyelimuti warga, mengingat selama delapan dekade wilayah mereka berada dalam kegelapan dan keterbatasan akses energi.
Cahaya Harapan dari Pemerintah Pusat dan Daerah
Masinton, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, serta PT PLN UP3 Sibolga. Berkat program pemerataan listrik desa tertinggal, wilayah terpencil ini akhirnya terjangkau oleh penerangan yang menjadi hak dasar setiap warga negara.
“Ini adalah awal baru bagi masyarakat Unte Mungkur. Semoga listrik ini menjadi cahaya penuntun menuju kehidupan yang lebih baik, mendukung semangat pendidikan anak-anak, serta menjadi penggerak roda ekonomi desa agar semakin maju dan mandiri,” pads sambutannya.
Pemkab Tapteng, juga menegaskan komitmennya untuk tidak berhenti di sini. Pemerataan akses energi akan terus diperjuangkan hingga seluruh desa dan dusun di Tapteng, dapat menikmati fasilitas energi yang layak dan setara.
Realisasi Pembangunan Jaringan yang Luas
Manager PLN UP3 Sibolga, Bachtiar, menjelaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari program prioritas pemerintah pusat dengan dukungan anggaran tahun 2025.
Untuk mewujudkan penerangan di wilayah ini, telah dibangun infrastruktur berupa:
* Jaringan Tegangan Menengah: 14,14 kilometer
* Jaringan Tegangan Rendah: 11 kilometer
* 5 Unit Trafo Distribusi dengan kapasitas total 300 KVA
Perwujudan ini juga berkat kerja keras perangkat daerah. Pada 27 April 2026 lalu, Plh. Kadis PMD Ernita Naibaho, S.Gizi, M.Kes, bersama Plh. Kadis Kominfo Budi Joniar H Siahaan, S.E., M.M., telah mengajukan proposal khusus ke PLN yang kemudian direalisasikan hingga ke pelosok ini.
Momen Tak Terbayangkan Selama 80 Tahun
Rasa syukur dan haru mendalam disampaikan Tokoh Masyarakat, Saroha Hutagalung. Baginya, kehadiran listrik ditambah kunjungan langsung Bupati ke wilayah mereka adalah hal yang tak pernah terbayangkan sebelumnya.
“Selama 80 tahun kami belum pernah merasakan listrik. Baru kali ini Bupati datang langsung melihat kondisi kami di pelosok. Ini adalah anugerah terbesar bagi kami,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Dengan turut hadir dalam momen bersejarah ini Wakil Ketua DPRD Tapteng Disman Sihombing, unsur Forkopimca Kecamatan Kolang, para pimpinan OPD, tokoh agama, kepala desa, serta seluruh warga yang menyambut sukacita cahaya penerangan ini.
Dari pelosok negeri, untuk Indonesia yang terang, adil, dan maju.
(Demak MP Panjaitan/Pance)

Komentar
