Wapres Gibran Tinjau Batang Toru: 207 Keluarga Sudah Tempati Huntap Hapesong Baru, Huntap Napa Dipercepat 699 Unit Jembatan Garoga 3 Dibangun Kuat Tanpa Penopang Tengah.

Iklan Semua Halaman

.

Wapres Gibran Tinjau Batang Toru: 207 Keluarga Sudah Tempati Huntap Hapesong Baru, Huntap Napa Dipercepat 699 Unit Jembatan Garoga 3 Dibangun Kuat Tanpa Penopang Tengah.

Staff Redaksi Media DPR Jambi
Jumat, 04 September 2026
Wapres Gibran Tinjau Batang Toru: 207 Keluarga Sudah Tempati Huntap Hapesong Baru, Huntap Napa Dipercepat 699 Unit Jembatan Garoga 3 Dibangun Kuat Tanpa Penopang Tengah. Jum'at (04/09/2026) /MEDIA-DOR.COM


BATANGTORU | MEDIA-DPR.COM Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka didampingi Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Gus Irawan Pasaribu turun langsung memeriksa perkembangan pemulihan pascabencana di Kecamatan Batangtoru Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Provinsi Sumatra Utara (Sumut)


Langkah ini menjadi bukti nyata: penanganan di lapangan harus dipastikan benar berjalan, bukan sekadar tertulis di kertas, dan suara warga yang terdampak harus didengar sampai tuntas.

 

HUNTAP HAPESONG BARU: SUDAH DITEMPATI, FOKUS KE AIR BERSIH

Sebanyak 207 Kepala Keluarga kini sudah menempati rumah tetap di lokasi Hapesong Baru. Masalah utama yang kini dikejar tuntas: ketersediaan air bersih. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel, berjanji terus berupaya keras, mulai mencari dan menarik mata air baru hingga mengirim pasokan air tangki kapan pun dibutuhkan warga.

 

Kabar gembira datang untuk warga Napa: pembangunan 699 unit hunian tetap yang dikerjakan Kementerian PKP kini makin dekat terwujud! Izin mulai membangun sudah resmi diberikan pihak pengelola lahan, sementara urusan pelepasan aset tetap dikejar selesai. 


Dengan dukungan penuh anggaran negara tahun ini serta sistem bangunan yang bisa dipasang lebih cepat, target penyelesaian dikejar secepat mungkin.

 

Salah satu urat nadi warga akan berdiri jauh lebih kokoh: Jembatan Garoga 2 dibangun ulang secara permanen, bentang 50 meter tanpa tiang penyangga di tengah sungai agar aman dari hantam arus deras. 


Ditargetkan siap dilewati akhir Desember nanti. Tak cuma jembatan: alur sungai diluruskan, tanggul diperkuat, bak penahan endapan dibuat, dan tebing ditegakkan kokoh — supaya semua bangunan ini siap menjaga warga dari bahaya banjir di masa depan.

 

“Membangun ulang bukan sekadar menumpuk batu dan semen. Tujuan sejatinya: mengembalikan ketenangan tidur malam warga, menghidupkan kembali ladang dan penghasilan, serta menumbuhkan keyakinan bahwa kehidupan bisa bangkit lebih baik lagi. Tapanuli Selatan harus pulih lebih cepat, tegak berdiri jauh lebih kuat dari sebelumnya.” (RMP).







close