Puskor Dekorda Bangli Adakan Temu Relawan Dharma Di Desa Wisata Pengelipuran

Iklan Semua Halaman

.

Puskor Dekorda Bangli Adakan Temu Relawan Dharma Di Desa Wisata Pengelipuran

Media DPR
Senin, 28 Desember 2020

 


BANGLI-BALI |MEDIA-DPR.COM, Dewan Koordinator Daerah Bangli melaksanakan acara TOR (Temu Orientasi Relawan Dharma ) Di Balai Banjar Penglipuran, Kelurahan Kubu, Kabupaten Bangli. minggu (27/12/2020) pukul 11:00 wita.

Pada Pertemuan tersebut hadir Ketua Dekorwil Kabupaten Buleleng Jro Budi Hartawan, yang juga sebagai ketua yayasan satria muda majapahit sekaligus pemilik pasraman Ki Dukuh Sakti singaraja, ditemani oleh Sekretaris, Jro Armada Yasa dan Bendahara, Jro Nyoman Suarta. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Puskor Dekorwil Kabupaten Bangli dilaksanakan di Wantilan Desa Adat Penglipuran. Dalam pertemuan Orientasi Relawan Dharma Puskor Indonesia tersebut membahas masalah-masalah keumatan, penguatan pengetahuan keagamaan serta pemberdayaan umat dimasa yang akan datang.



Dipembukaan acara temu orientasi relawan dharma (TOR), di awali dengan pementasan tari panyembrahma, tari sambutan yang ditarikan oleh muda-mudi dari sangar tari binaan puskor Indonesia Kabupaten bangli dengan diiringi gambelan yang ditabuhkan oleh sekehe Truna-truni yang juga dibawah binaan Puskor Kabupaten Bangli. 

Ketua Panitia Dekorda Bangli, I Putu Gede Sugiharta, SE, dalam sambutanya menyampaikan Kegiatan (TOR) Temu Orientasi Relawan Dharma merupakan sebuah Batasan mengenai Gambaran, Tujuan, Ruang Lingkup dan Struktur sebuah kegiatan yang telah disepakatai untuk memandu suatu kegiatan agar sesuai dengan apa yang diharapkan oleh Penggagas dan Pendiri Organisasi. Dan nantinya diharapkan menjadi Acuan bersama sekaligus sebagai rambu rambu bagi Para Relawan Dharma. 

Kegiatan TOR ini diberikan kepada Para Relawan Dharma maupun Para Pengurus Dekorda dan anggota Puskor Hindunesia yang merupakan Pengurus dan anggota yang telah terdaftar yang dengan sukarela dan sepenuh hati telah menyatakan diri siap melaksanakan tugas-tugas organisasi dengan rasa tulus iklas.



"Tentunya ada beberapa alasan mengapa kita harus melaksanakannya batasan batasan, sejauh apa yang kita mau melaksanakannya, dan untuk apa kita melakukannya, itulah nantinya yang akan tertuang dalam pelaksanaan TOR. Dengan dilaksanakannya kegiatan TOR bagi Relawan Dharma ini, tentunya sangat diharapkan terwujudnya pelayanan terhadap Umat Hindu-Dharma yang memiliki permasalan tentang Kesehatan, Sosial-Keagamaan, Ekonomi serta terjadinya dampak sosial akibat adanya Bencana Alam". Kata ketua panitia I Putu Gede Sugiharta, SE. 

"Semua kegiatan tersebut kami laksanakan dengan penuh ketulus ikhlasan sebagai bentuk kepedulian kami terhadap umat hindu yang membutuhkan bantuan kemanusiaan".Imbuhnya. 

Dekorda Bangli Puskor Indonesia merupakan temu orientasi relawan Dharma ditingkat Kabupaten, Disebut sebagai TOR daerah Bangli 2020 merupakan bentuk kegiatan dari Puskor dimana pengurus ataupun anggota Relawan Dharma  yang baru terbentuk dan baru bergabung di Puskor wajib mengikuti temu orientasi.



"Tujuannya Tor adalah lebih mengenal arah gerakan Visi Misi, peraturan organisasi dan juga grand design dari organisasi kita ini sehingga anggota yang baru ini tidak serta merta bergabung karena hanya ikut-ikutan tetapi memahami apa yang menjadi Visi Misi Organisasi, Selain itu kedepan semua Relawan Dharma yang kita rekrut akan selalu temu orientasi ini sebagai bentuk pemahaman awal tentang puskor Indonesia". Jelas Putu Gede Sugiarta. 

Temu Orientasi Relawan Dharma yang diadakan di Desa Penglipuran ini diharapkan bisa memberikan contoh bahwa Puskor Indonesia sangat concern dalam menguatkan eksistensi Desa Adat terutama yang berkaitan dengan program-program pemberdayaan Krama Adat, Dimana Desa Adat Penglipuran adalah salah contoh bagaimana sebuah Desa kemudian dijadikan tempat tujuan wisata yang bisa memberikan kontribusi kepada masyarakatnya terhadap ekonomi, kehidupan termasuk menjaga dan melestarikan Budaya, Adat dan Tradisi.

"kami harapkan sekali Kabupaten-kabupaten lain juga akan menyusul dan memberikan contoh kepada daerah lain untuk mendorong, bagaimana potensi daerah itu untuk sama-sama kita kembangkan, karena berbeda daerah berbeda potensi. Itu yang kita dorong di Puskor dan hari ini kita akan lebih tegaskan lagi bahwa temu orientasi ini akan memiliki efek domino yang banyak terhadap bagaimana sikap kita Relawan Dharma ini kedepan  untuk bisa mengawal gerakan-gerakan perjuangan keumatan, sosial keumatan kemanusiaan dan pemberdayaan". Ujar Ketua Umum Puskor Indonesia, Ida Bagus Ketut Susena. 

Sementara itu, Ketua Dekorwil Bali, Ajik Dewa Sudewa yang hadir juga saat kegiatan tersebut sangat siap untuk mendukung program Dekorda Bangli. "Dalam acara Tor yang dilaksanakan di Penglipuran di Desa tradisi yang sangat sudah terkenal di manca negara, luar biasa buat Dekorda Bangli, upayanya mengangkat Puskor Hindu  Indonesia ini dikalangan masyarakat yang belum memahami dan belum mengerti apa itu Puskor. ini momen yang sangat luar biasa untuk Dekorda Bali membuat acara Tor yang dilaksanakan di Desa Penglipuran". pungkas Dewa Sudewa dengan penuh semangat. 

Disisi lain, setelah selesai kegiatan pertemuan TOR,  Ketua Dekorwil Buleleng Jro Budi Hartawan SH CHT, CHi yang juga sebagai Ketua Yayasan Garuda Kencana Provinsi Bali Cabang Singaraja dan ketua Ferari DPC Buleleng saat diminta konfirmasi oleh Media-DPR.com tentang Orientasi dari Relawan Dharma Puskor tersebut mengutarakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi pertemuan yang diselenggarakan oleh Dekorda Kabupaten Bangli. 

"Sebagai Relawan Dharma Puskor Hindunesia, semestinya melangkah dari hati nurani sebagai panggilan Jiwa, Ngayah dengan tulus dan iklas. 

Mari kita bersama-sama menjaga kesatuan dan persatuan umat hindu, menjaga adat tradisi budaya agama hindu yang berkearifan lokal, sesuai Desa Kala Patra. yang sejalan dengan kerangka dasar agama hindu yaitu Tattwa, Etika dan Upakara. Dengan rasa keyakinan terhadap Panca Sradha yaitu: Brahman, Atman, Karma phala, Punarbawa dan Moksa. Dengan keyakinan terhadap Ida Sang Hyang Widhi Wasa". Ketua Dekorda Buleleng Jro Budi Hartawan SH yang berprofesi sebagai Pengacara. 

Dari Pertemuan tersebut diharapkan, Selaku kapasitas umat, terlepas dari embel-embel kedudukan, pangkat dan jabatan. Terlepas dari kasta, soroh dan dresta, namun bahasa sor singgih tetap dijaga, saling menjaga hati, menghargai dan menghomati sesama serta bergerak dengan tiga misi yaitu: Peruangan, Pemberdayaan, dan sosial kemanusiaan, dalam landasan Tri Hita Karana, berdasarkan Tri Kaya Parisuda untuk mengwujudkan visi : Shanti, Kertha, Jagadhita.

Temu orientasi di pengelipuran ini dihadiri oleh Bapak Bupati Bangli I Made Gianyar dan Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta. Ketua DPR Kabupaten Bangli, I Wayan Diar. Kepala Departemen Agama Kabupaten Bangli, Made Subawa. Ketua PHDI Kabupaten Bangli, I Nyoman Sukra. Ketua MDA Kabupaten Bangli, 

Ketut Kayana. Dan sebagai narasumber hadir Ida Cokorda Kerthayasa (Cok Ibah) dan Bapak Kolonel Ketut Budi Astawa. Serta beberapa tamu Undangan yang ada kaitannya dengan Organisasi Puskor Indonesia. 

Diakhir acara, Bupati Bangli, I Made Gianyar menyerahkan bantuan sembako dan diserahkan langsung secara Simbolis kepada para Lansia. Selain itu juga Penyematan PIN Puskor Indonesia kepada Bapak Bupati Bangli, I Made Gianyar dan Wakil Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta. Ketua DPR Kabupaten Bangli, I Wayan Diar. Kepala Departemen Agama Kabupaten Bangli, Made Subawa. Ketua PHDI Kabupaten Bangli, I Nyoman Sukra. Ketua MDA Kabupaten Bangli, Ketut Kayana Serta kepada Seniman Senior Dari Bangli yaitu Bapak Nyoman Subrata yang terkenal dengan nama Petruk, sempat beratraksi menghibur peserta yang hadir dengan banyolan-banyolan lawaknya yang khas hingga mengocok perut tambah keroncongan. 

Sedari awal kegiatan TOR berlangsung, peserta yang hadir sekitar 50 orang. hingga kegiatan selesai, tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. (Sdn/Sumber)

close
Info Pasang Iklan