Kios Citra Raya Dahulu Idola Sekarang Merana

Iklan Semua Halaman

.

Kios Citra Raya Dahulu Idola Sekarang Merana

Staff Redaksi Media DPR Jakarta
Jumat, 06 September 2024
JAKARTA|MEDIA-DPR.COM Citra Raya Cikupa merupakan kota yang sedang berkembang, pembangunan area komersil maupun.perumahan terus di bangun seperti sekolah, rumah sakit, pasar, Mall, wahana bermain untuk.keluarga seperti World of Wonder, tak terbilang tenant besar pun turut meramaikan perumahan Citra Raya Cikupa seperti Bank BCA, Mandiri, Hypermart, KFC, Solaria, Mie Gacoan dan Ciputra Group sebagai pelopornya. Namun pesatnya pertumbuhan area komersil tidaklah mempengaruhi pertumbuhan bisnis di Citra Raya, pembangunan kios-kios komersil yang jumlahnya ribuan perlahan sepi dan ditinggalnya para pedagangnya karena sepinya para pembeli yang berkunjung ke kiosnya, terlihat di kawasan Square 1, Square 2 dan kawasan Mardi Grass pada tanggal 5 September 2024 team MEDIA-DPR.COM menyambangi kawasan tersebut ,nampak kios-kios tertutup rapat dan kumuh kalaupun ada yang buka hanya beberapa saja diarea paling depan. Menurut beberapa pedagang yang ditemui penyebab dari matinya area Square 1 dan Square 2 disebabkan hengkangnya Toserba Sabar Subur dan minimnya lokasi untuk parkir kendaraan bermotor baik sepeda motor maupun mobil. Para pedagang juga mengeluhkan biaya parkir yang membebani para pengunjung maupun pemilik kios yang sebenarnya area fasum dan fasos merupakan sepenuhnya milik para pemilik kios. Begitu juga yang terjadi di kawasan Mardi Grass ratusan kios terlihat tutup dan mulai banyak yang sudah rusak dan tidak terawat, banyak kios yang memang dari pertama serah terima dari pengembang tidak pernah buka sama sekali. Para pedagang mengatakan seharusnya pihak Citra Raya melakukan kajian terlebih dahulu sebelum membuat master plan agar para pemilik kios tidak dirugikan selama kurang ĺebih 10 tahun. Fasilitas yang di maksud.pedagang area parkir yang memadai karena tidak sebanding jumlah kios dan area parkir, event dan promosi yang mendukung terciptanya penjualan bukan malah mengurangi omset para pedagang seperti area bazar dengan menggunakan fasilitas parkir dan menjual produk yang sama dengan para pedagang pemilik kios. Para pedagang berkeinginan adanya evaluasi dari Citra Raya sebagai pengembang agar investasi yang dikeluarkan tidak sia-sia seperti saat ini. Para penjual online pun turut menambah hancurnya pedagang online namun untuk kawasan Mardi Grass sebelum ramai penjualan online memang sepi dan tidak sebanding dengan banyak jumlah kios di Mardi Grass. (Sandhi)
close