Banda Naira | MEDIA-DPR.COM, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira gelar sosialisasi kesehatan bertema hipertensi bagi Warga Binaan yang dilaksanakan di blok hunian, Rabu (14/1). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman Warga Binaan mengenai risiko, gejala, serta upaya pencegahan penyakit tekanan darah tinggi.
Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi tersebut dan berharap pengetahuan yang diberikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari Warga Binaan.
"Tekanan darah tinggi sering kali tidak disadari, padahal dampaknya sangat serius. Karena itu, penting untuk rutin memeriksa tekanan darah dan menerapkan pola hidup sehat," ujarnya.
Edukasi kesehatan dipandu oleh peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan Batch III dengan pengawasan tim medis Lapas Bandanaira. Salah satu pemateri, Aulia Sari Madaul, menyampaikan materi seputar pengertian hipertensi, faktor risiko, gejala, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan secara sederhana.
"Hipertensi sering disebut silent killer karena kerap tidak menimbulkan gejala. Melalui edukasi ini, kami ingin Warga Binaan lebih waspada dan mampu melakukan deteksi dini secara mandiri," jelas Aulia.
Selain pemaparan materi, Warga Binaan juga menerima flyer edukatif berisi informasi penyebab, gejala, risiko hipertensi, serta tips penerapan gaya hidup sehat yang dapat dilakukan dalam aktivitas sehari-hari.
Melalui kegiatan sosialisasi kesehatan ini, Lapas Bandanaira terus mendorong pembinaan yang menyentuh aspek kesehatan, sejalan dengan upaya mewujudkan Pemasyarakatan yang humanis dan berkelanjutan.

Komentar

