BANDUNG | MEDIA-DPR.COM, Program Studi Pendidikan Sosiologi, Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan (UPI) jalin kerjasama dengan Sekolah Indonesia Singapura (SIS). Bertempat di kampus SIS, 20 A Siglap Rd, Singapura Selasa 13 Januari 2026,
" Pada kesempatan tersebut dilakukan penandatangan kerjasama antara pihak SIS dan FLIPS Universitas Pendidikan, ".
Sekolah Indonesia Singapura (SIS) dipilih untuk menjadi bagian dari pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat dari Program Studi Pendidikan Sosiologi UPI ungkap Siti Komariah, Ph.D, Sekretaris Prodi Sosiologi UPI.
Kegiatan kerjasama yang akan dilakukan antara Program Studi Pendidikan Sosiologi FPIPS UPI diantaranya penempatan mahasiswa dalam program P3K (Program Penguatan Profesional Kependidikan), yaitu program pelatihan dan praktik mengajar bagi mahasiswa untuk memperkuat kompetensi profesional mereka sebelum lulus. Program ini sebagai bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), ujar Sosiolog UPI ini.
Program P3K di Universitas Pendidikan Indonesia bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman langsung di sekolah, memperkuat keterampilan mengajar, administrasi, dan kegiatan sekolah lainnya.
Hal ini akan kami coba terapkan dI Sekolah Indonesia Singapura. Selain itu, kami ingin melakukan kemitraan dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta mempublikasikan hasil kerja samanya dalam jurnal terindeks dan bereputasi.
Serta melakukan kegiatan-kegiatan lainnya yang disepakati Program Studi Pendidikan Sosiologi dan pihak Sekolah Indonesia Singapura (SIS), ujar Siti Komariah yang juga alumni Universiti Malaya Kualalumpur itu.
Sementara itu, Semuel Kuriake Balubun, S.Pd., Kepala Sekolah Indonesia Singapura menyambut baik kerjasama dengan Program Studi Pendidikan Sosiologi UPI. Kami bersyukur karena dapat saling mengisi, ditengah keterbatasan jumlah guru di SIS.
Ditambah lagi, kami memerlukan informasi terbaru atas berbagai kebijakan pendidikan. Kami juga dapat melaksanakan belajar jarak jauh, yang sering kami lakukan dengan berbagai lembaga pendidikan di Indonesia.
Sebagaimana diketahui, Sekolah Indonesia Singapura ini didirikan pada tanggal 20 Mei 1969 merupakan satu-satunya sekolah Indonesia di Singapura.
Penyelenggaraan SIS berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tanggal 7 Oktober 1967, dengan Kepala Perwakilan RI sebagai penanggung jawab.
Pada tanggal 29 Maret 2016, SIS diakui sebagai salah satu sekolah swasta di Singapura. Nama lembaga berubah menjadi Sekolah Indonesia (Singapura) Limited atau SIS Ltd, ungkap Kepala Sekolah asal Tual Maluku ini.
Sekolah Indonesia Singapura menyediakan layanan untuk siswa Sekolah Dasar, SMP, dan SMA. Siswa yang belajar di sekolah ini berasal dari anak-anak diplomat Indonesia, serta staf Kedutaan Besar Republik Indonesia, para ekspatriat, dan diaspora Indonesia di Singapura.
Saat ini, sekolah kami terbuka untuk banyak warga negara Indonesia yang tinggal di Singapura dan mempercayai kualitas pendidikan yang diberikan di sekolah kami.
Tentu saja kerjasama strategis dan saling menguntungkan antara Sekolah Indonesia Singapura (SIS) dengan Program Studi Pendidikan Sosiologi dalam berbagai bentuknya, kami sambut dengan penuh suka cita.
Kerja sama ini bisa mencakup bidang akademik, riset, pengabdian masyarakat, hingga internasionalisasi pendidikan pungkas Pak Semuel yang belum genap satu tahun menjabat Kepala Sekolah SIS.
(Ayi Supriatna)

Komentar

