JAKARTA | MEDIA-DPR-COM. Dalam suasana Minggu Jubilate yang penuh sukacita paskah, sejumlah pemimpin gereja dan tokoh Kristen melakukan pertemuan bersejarah dengan Mantan Wakil Presiden RI, Bapak Jusuf Kalla (JK).
Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh persaudaraan ini dihadiri antara lain oleh Pdt. Oloan Nainggolan (Praeses DKI), Pdt. Henri Napitupulu (Praeses Bekasi), Pdt. Ridoi Batubara (Praeses Deboskab), Pdt. Sumihar Sinaga (Praeses Banten), serta Pdt. Dr. Richard Daulay (mantan Sekum PGI). di sampaikan Ephorus HKBP, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, M.Si., Minggu (26/04/2026) sumber MEDIA-DPR.COM.
Dalam pertemuan tersebut, disampaikan beberapa poin penting yang menjadi kesepahaman bersama:
01. Apresiasi atas Jejak Rekam Damai
Para tokoh menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Jusuf Kalla. Beliau dinilai sebagai tokoh bangsa yang memiliki rekam jejak terbukti dalam merajut perdamaian di berbagai wilayah konflik, serta berperan besar sebagai Ketua Umum PP Dewan Mesjid Indonesia.
02. Kajian Ucapan di UGM: Tidak Ada Unsur Penistaan
Pihak tokoh agama juga menegaskan bahwa mereka telah menyimak secara utuh video ceramah Bapak JK di UGM yang belakangan ramai diperbincangkan.
"Dalam pemahaman kami, tidak terdapat unsur penistaan terhadap agama Kristen dalam penyampaian tersebut. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, bijaksana, dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai tafsir yang dapat merusak kebersamaan," tegas pernyataan tersebut.
03. Bersama Merawat Harmoni Umat Beragama
Disampaikan pula apresiasi yang tulus atas sikap toleran mayoritas umat Muslim di Indonesia yang selama ini menjaga kedamaian. Namun, pihak gereja juga menyoroti masih adanya kendala di beberapa daerah terkait pelaksanaan ibadah dan pendirian rumah ibadah.
"Kerukunan ini bukan sekadar cita-cita, melainkan fondasi kokoh bagi kemajuan, keadilan, dan persatuan bangsa Indonesia," tambahnya.
Harapan untuk Solusi Bersama
Dalam semangat saling menghormati, pihak tokoh gereja memohon perhatian dan dukungan Bapak Jusuf Kalla agar proses perizinan dan pendirian rumah ibadah di berbagai tempat dapat berjalan dengan adil, lancar, dan sejuk.
"Kiranya upaya bersama ini semakin mempererat persaudaraan kita sebagai sesama anak bangsa, dalam keberagaman yang menjadi kekuatan utama Indonesia," pungkas pesan tersebut. (Red).

Komentar

