JAKARTA | MEDIA-DPR.COM.Untuk kesekian kalinya saya berkesempatan berjumpa dengan Bapak Hashim Djojohadikusumo. Setiap pertemuan selalu menghadirkan percakapan yang hangat, terbuka, dan penuh perhatian mendalam terhadap masa depan bangsa.
Ada satu hal yang sangat menggembirakan dan menyentuh hati: beliau menunjukkan dukungan yang kuat, tulus, dan serius bagi kelestarian alam di kawasan Danau Toba. disampaikan oleh: Ephorus HKBP Pdt. Dr. Victor Tinambunan MST. Jumat (22/05/2026).
Di tengah derasnya arus pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang terus bergerak cepat, kepedulian terhadap alam adalah sikap visioner yang sangat dibutuhkan pemimpin dan seluruh elemen bangsa saat ini.
Bagi kita, Danau Toba bukan sekadar destinasi wisata atau aset ekonomi semata. Danau Toba adalah warisan peradaban, sumber kehidupan jutaan masyarakat di sekitarnya, sekaligus mahakarya agung ciptaan Tuhan yang wajib kita pelihara dan jaga keutuhannya bersama-sama.
Percakapan kami mengingatkan kembali pada prinsip penting: pembangunan sejati tidak boleh hanya mengejar angka pertumbuhan atau keuntungan semata.
Pembangunan yang benar harus memastikan keseimbangan, agar hutan tetap hijau dan rimbun, air danau tetap jernih dan bersih, nilai budaya tetap hidup dan dihormati, serta generasi mendatang masih berhak menikmati keindahan alam yang sama seperti hari ini.
Sebab, ketika kita merawat alam dengan hati nurani yang tulus, sesungguhnya kita tidak hanya merawat lingkungan, tetapi sedang merawat masa depan bangsa dan memuliakan karya Sang Pencipta.(Red)

Komentar

