Bung Karno Sang Visioner: Jejak Sejarah dari Roma hingga GBK, Landasan Iman dan Persaudaraan HKBP

Iklan Semua Halaman

.

Bung Karno Sang Visioner: Jejak Sejarah dari Roma hingga GBK, Landasan Iman dan Persaudaraan HKBP

Staff Redaksi Media DPR Jambi
Jumat, 22 Mei 2026

Disampaikan oleh Ephorus HKBP Pdt. Victor Tinambunan Pdt. Dr. Victor Tinambunan, MST, Jum'at, 22 Mei 2026



JAKARTA | MEDIA-DPR.COM. Jejak karya besar Bung Karno terasa begitu nyata dan meninggalkan kesan mendalam bagi saya, ketika saya menelusuri dua tempat bersejarah yang berbeda benua, namun memiliki satu jiwa yang sama: visi besar bagi kehormatan bangsa Indonesia.

 

Berawal dari kebaikan hati Duta Besar RI di Roma, Bapak Prof Dr Junimart Girsang, tahun lalu saya berkesempatan menginap selama empat hari di mess KBRI Roma. 


Di sana, seorang staf kedutaan menunjukkan sebuah foto bersejarah: momen kunjungan Presiden Soekarno hanya dua bulan setelah beliau membeli gedung itu dari keluarga besar Mussolini, kemudian menetapkannya sebagai Kantor Perwakilan RI di Roma. 


Di latar belakang foto itu, tergantung sebuah lukisan tua berusia 627 tahun yang hingga hari ini masih ada dan tergantung di tempat yang sama, menyimpan cerita panjang perjalanan bangsa kita di kancah internasional.

 

Kemarin, kesan mendalam itu kembali saya rasakan saat pertama kali memijakkan kaki di hamparan rumput stadion berstandar internasional di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK). Stadion ini dibangun pada era Presiden Soekarno, tepatnya dua tahun sebelum saya lahir. 


Dari Roma hingga Jakarta, dua tempat berbeda ini menyampaikan satu pesan yang sama: Bung Karno adalah seorang pemimpin visioner.

 

Beliau tidak sekadar membangun gedung megah atau fasilitas olahraga, tetapi lebih dari itu, beliau sedang menanamkan kepercayaan diri sebuah bangsa agar berani berdiri sejajar dengan bangsa-bangsa besar dunia. 


Karya-karyanya adalah bukti nyata bahwa Indonesia memiliki martabat, cita-cita luhur, dan kemampuan untuk bersinar di mata dunia.

 

Momen perenungan sejarah ini sekaligus saya gunakan untuk menyampaikan kabar gembira dan harapan besar bagi seluruh umat. 


Mohon kiranya saya senantiasa diiringi topangan doa dari para sahabat sekalian. Ibadah Pengucapan Syukur 165 Tahun Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) akan dilaksanakan dalam dua rangkaian momen besar: pertama pada 7 Oktober 2026 di Seminarium Sipoholon, dan puncaknya pada 18 Oktober 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

 

Kiranya seluruh rangkaian ibadah syukur ini menjadi momentum suci untuk mengenang kebesaran karya Tuhan yang telah menyertai perjalanan kita di masa lalu, merawat erat persaudaraan dan kasih di masa kini, serta menyongsong masa depan dengan iman yang teguh, harapan yang hidup, dan kasih yang melimpah.(Red).

close