SIBOLGA | MEDIA-DPR.COM. Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), bersama unsur TNI dan Polri, menggelar apel kesiapsiagaan sekaligus patroli gabungan dalam rangka pencegahan tindak kekerasan dan tawuran.
Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat pengawasan terhadap pelajar, remaja, dan kelompok masyarakat yang berpotensi melakukan aksi tawuran maupun gangguan terhadap ketertiban umum. Kegiatan berlangsung pada Sabtu (23/05/2026) malam di seluruh wilayah administratif kota.
Operasi pengamanan yang dilaksanakan secara serentak dan terpadu ini diawali dengan apel kesiapsiagaan di empat kantor kecamatan, yakni Kantor Camat Sibolga Utara, Sibolga Selatan, Sibolga Sambas, dan Sibolga Kota.
Keterlibatan unsur sangat lengkap, melibatkan personel TNI-Polri, jajaran pemerintah kecamatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Trantib), para Lurah, hingga Kepala Lingkungan (Kepling) di masing-masing wilayah kerja.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata pelaksanaan visi dan misi Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik S.Pd,, M.H , serta Wakil Wali Kota Sibolga, Pantas Maruba Lumban Tobing, yaitu “Peduli, Amanah, dan Setia”, demi mewujudkan situasi kota yang aman, kondusif, dan terkendali di tengah masyarakat.
Selain itu, langkah tegas ini juga merupakan tindak lanjut langsung atas instruksi dan rekomendasi DPRD Kota Sibolga.
Pemerintah daerah (Pemda), merespons serius masukan legislatif terkait perlunya peningkatan pengawasan ketat terhadap perilaku remaja dan pelajar, guna memutus mata rantai potensi konflik serta menjaga suasana kota yang tertib dan damai.
Di lapangan, tim patroli tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga memberikan pendekatan persuasif dan imbauan secara humanis kepada warga, khususnya kalangan remaja dan pemuda.
Mereka diingatkan agar tidak terlibat dalam aksi tawuran, perkelahian massal, maupun aktivitas lain yang dapat mengganggu keamanan, ketertiban, serta kenyamanan bersama.
Pemko Sibolga berharap, melalui kegiatan patroli terpadu rutin ini, sinergitas antara pemerintah daerah, aparat keamanan, pemangku wilayah, dan seluruh elemen masyarakat semakin diperkuat.
Kolaborasi ini dinilai sangat penting untuk menjaga stabilitas keamanan secara berkelanjutan, serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan bagi seluruh warga Kota Sibolga.
Demak MP Panjaitan Pance sumber: Disinfokom Sibolga | MEDIA-DPR.COM | Minggu (24/05/2026).

Komentar

