Bupati Taput, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat S.Si , M.Si. bersama Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak, S.H., S.I.K., dan Dandim 0210/TU Letkol Kav Ronald Tampubolon, S.H., M.H., Melakukan Peninjauan Langsung Proses Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC). TAPANULI UTARA | MEDIA-DPR.COM. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara (Taput) Provinsi Sumatra Utara (Sumut), menunjukkan perhatian serius terhadap kemajuan sektor pertanian yang ramah lingkungan dan berdaya guna.
Bupati Taput, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat S.Si , M.Si. bersama Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak, S.H., S.I.K., dan Dandim 0210/TU Letkol Kav Ronald Tampubolon, S.H., M.H., melakukan peninjauan langsung proses pembuatan Pupuk Organik Cair (POC).
Kegiatan ini berlangsung di lokasi pertanian terpadu milik Manahasa Lumbantoruan, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) Provinsi Sumatra Utara (Sumut), pada Selasa (19/05/2026).
Kunjungan kerja (kunker), ini merupakan wujud nyata dukungan pemerintah daerah, serta dukungan unsur TNI dan Polri, terhadap pengembangan sistem pertanian terpadu.
Langkah ini juga menjadi bukti komitmen bersama dalam memanfaatkan sumber daya lokal secara maksimal, ekonomis, dan tentunya berkelanjutan demi kesejahteraan petani dan kelestarian alam.
Pupuk Organik Cair yang dikembangkan di lokasi tersebut diolah berbahan dasar utama limbah cair ternak berupa kencing sapi.
Bahan alami ini ternyata memiliki kandungan yang sangat kaya akan unsur hara penting yang dibutuhkan tanaman, antara lain Nitrogen, Fosfor, dan Kalium.
Selain itu, bahan ini juga mengandung zat perangsang tumbuh alami yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah sekaligus mempercepat serta menyehatkan pertumbuhan tanaman budidaya.
Melalui proses fermentasi yang dibantu dengan penggunaan bahan bioaktivator, limbah yang tadinya dianggap sampah atau berpotensi mencemari lingkungan kini berhasil diubah menjadi produk bernilai tinggi.
Hasilnya adalah pupuk berkualitas, ramah lingkungan, dan sangat efektif digunakan untuk mendukung produktivitas sektor pertanian di wilayah Taput.
(Richard DA Panjaitan S.E.).

Komentar




