TAPTENG | MEDIA-DPR.COM. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) Provinsi Sumatra Utara (Sumut), memberikan dukungan penuh terhadap program Revitalisasi dan Penguatan Kepanduan yang digagas oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Tapteng.
Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, S.H., M.H., saat menerima audiensi jajaran pengurus Kwarcab Pramuka di Ruang Kerja Bupati, Jalan Dr. Ferdinand Lumban Tobing, Kota Pandan, pada Kamis (21/05/2026). Informasi ini disampaikan resmi oleh Pemkab Tapteng untuk pemberitaan media.
Pertemuan yang berlangsung penuh diskusi strategis ini turut dihadiri Sekda Tapteng, Drs. Binsar TH Sitanggang, M.SP, Plh. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Tapteng, Jones Sunaryo Siburian, S.E., serta Sekretaris dan para fungsionaris Kwarcab Pramuka Tapteng.
Program revitalisasi ini dipandang sebagai langkah krusial untuk mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), mengasah kreativitas masyarakat, serta mempercepat laju pembangunan daerah.
Masinton, dalam arahannya menegaskan peran vital Pramuka sebagai wadah utama pembentukan karakter pemuda yang tangguh, murni, dan berintegritas tinggi.
Ia menekankan agar pembinaan dilakukan secara terstruktur mulai dari akar rumput, yakni di lingkungan sekolah-sekolah, serta menegaskan prinsip kemandirian organisasi.
"Kami dari Pemkab Tapteng mendukung penuh program dari Pramuka. Namun, kami inginkan pembinaan ini dilakukan secara terstruktur mulai dari tingkat paling bawah. Pramuka harus berjiwa kepanduan sejati dan jangan sekali-kali dipolitisasi," tegas Masinton Pasaribu.
Lebih lanjut, Masinton, mengajak seluruh pengurus untuk aktif membekali generasi muda dengan karakter yang kuat dan daya kreativitas tinggi.
Ia juga menyoroti pentingnya prinsip inklusivitas dalam kepengurusan, termasuk keterlibatan aktif kaum perempuan.
Menurutnya, pergerakan harus dilakukan dengan cepat mengingat Tapanuli Tengah dinilai masih tertinggal dibandingkan daerah lain, sehingga peran serta seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan.
"Semua unsur harus disiapkan dengan baik, termasuk keterlibatan kaum perempuan. Kita harus bergerak cepat karena Tapteng sudah jauh tertinggal. Membangun daerah ini tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, masyarakat dan seluruh elemen termasuk Pramuka harus terlibat aktif," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Pramuka Tapteng, Drs. Hikmal Batubara, memaparkan bahwa pihaknya telah merancang sejumlah program kerja jangka panjang yang fokus pada pembinaan generasi penerus bangsa. Program revitalisasi dan kepanduan tersebut menjadi arah utama dan prioritas organisasi ke depan.
"Kami di Pramuka Tapteng memiliki sejumlah program kegiatan yang bertujuan melakukan pembinaan terhadap generasi masa depan. Program revitalisasi dan kepanduan inilah yang menjadi arah utama tujuan kami ke depan," jelas Hikmal.
Hikmal juga mengharapkan asistensi dan dukungan nyata dari Pemkab Tapteng agar struktur organisasi kepanduan dapat tumbuh dan merata hingga ke pelosok wilayah.
Dukungan pemerintah dinilai sangat krusial agar setiap kecamatan segera memiliki kepengurusan yang aktif, sehingga pembinaan karakter generasi muda dapat berjalan secara masif, merata, dan berkelanjutan.
"Kami sangat mengharapkan dukungan pemerintah agar seluruh kecamatan di Tapanuli ini segera memiliki kepengurusan Pramuka yang aktif. Ini sangat krusial demi memastikan pembinaan generasi muda berjalan masif dan berkelanjutan," pungkasnya.
(Demak MP Panjaitan/Pance).

Komentar

