Ibu dan Anak Korban Longsor di Batangtoru Tapanuli Selatan Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian Dua Hari

Iklan Semua Halaman

.

Ibu dan Anak Korban Longsor di Batangtoru Tapanuli Selatan Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian Dua Hari

Staff Redaksi Media DPR Jambi
Kamis, 21 Mei 2026
Dua Warga Hilang Akibat Tanah Longsor di Tapsel Akhirnya Ditemukan. 


TAPSEL | MEDIA-DPR.COM. Dua warga yang hilang akibat tanah longsor di Lingkungan II, Kelurahan Wek I, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Provinsi Sumatra Utara (Sumut), akhirnya ditemukan. 


Keduanya berstatus meninggal dunia setelah tim gabungan melakukan pencarian intensif selama dua hari di lokasi bencana.

 

Kapolsek Batangtoru, AKP Penggar M. Siboro, mengonfirmasi bahwa kedua korban yang sebelumnya dilaporkan hilang dan terbawa material longsor telah berhasil ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

 

“Benar, dua korban tanah longsor di Kelurahan Wek I sudah ditemukan. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujar AKP Penggar M. Siboro, Rabu (20/05/2026). info Polres Tapsel.

 

Korban pertama adalah Yasine Gulo (44), warga setempat, yang ditemukan pada Selasa (19/05/2026) pagi. 


Satu hari kemudian, tepatnya Rabu (20/05/2026) pagi, korban kedua yang merupakan anak kandungnya, Sariman Gulo (26), berhasil ditemukan tim penyelamat.

 

Proses pencarian dilakukan berjenjang. Pada hari pertama, petugas dibantu warga melakukan penyisiran secara manual. 


Memasuki hari kedua, operasi diperkuat dengan pengerahan alat berat serta penggabungan unsur TNI, Polri, BPBD, relawan, keluarga, dan warga. 


Total ada 10 personel Polri, 15 personel TNI, 20 personel BPBD, serta puluhan warga yang terlibat. Satu unit alat berat dikerahkan karena tumpukan material longsor cukup tebal dan sulit digali secara manual.

 

AKP Penggar menjelaskan, begitu ditemukan, jenazah langsung dievakuasi ke Puskesmas Batangtoru untuk pemeriksaan medis. “Setelah diperiksa, jenazah diserahkan sepenuhnya kepada keluarga untuk proses pemakaman,” tambahnya.

 

Bencana tanah longsor ini bermula pada Senin (18/05/2026) sore, saat hujan lebat mengguyur wilayah Batangtoru berjam-jam. Aliran air yang deras menyebabkan tanah di lereng perbukitan menjadi tidak stabil, lalu longsor dan menerjang pemukiman warga. Yasine dan Sariman diketahui sedang berada di luar rumah saat kejadian, lalu terbawa tumpukan tanah dan bebatuan.

 

Ditemukannya kedua korban ini mengakhiri operasi pencarian yang berlangsung selama dua hari penuh. Pihak berwenang berharap kejadian ini menjadi perhatian bersama agar masyarakat lebih waspada terhadap potensi bencana alam, terutama saat curah hujan tinggi. 


Pemerintah daerah (Pemda), juga mengimbau warga yang tinggal di kawasan rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan petugas keselamatan.(RMP).

close