Kepala SPPG Aek Parombunan 2 Disorot: Diduga Judi Online Saat Jam Kerja, Bawa Wanita Asing ke Kamar Dinas (Gambar: Andre Kurniawan / MEDIA-DPR.COM)
SIBOLGA | MEDIA-DPR.COM.Sebuah kasus memalukan dan mencoreng nama baik pelayanan publik kini mengguncang Badan Gizi Nasional.
Seorang Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aek Parombunan 2, Kecamatan Sibolga Selatan Kota Sibolga Provinsi Sumatra Utara (Sumut), yang berstatus ASN PPPK Inizial Abri, tengah menjadi sorotan tajam masyarakat. diposting oleh: Andre Kurniawan Kamis (28/05/2026).
Ia diduga terlibat dalam dua pelanggaran berat sekaligus: bermain judi online saat jam operasional kerja, serta membawa perempuan yang bukan istrinya ke dalam kamar dinasnya.
Informasi ini terungkap luas setelah beredar bukti rekaman video dan keterangan saksi mata yang menjelaskan kronologi kejadian secara rinci.
Terekam Video: Main Judi Online di Tengah Kesibukan Dapur Gizi
Poin pertama yang mengundang kemarahan publik adalah dugaan keterlibatannya dalam aktivitas perjudian daring.
Dalam sebuah video yang beredar di masyarakat tertanggal Kamis (12/03/2026), Abri terekam jelas sedang memainkan aplikasi judi online.
Hal yang membuat publik geram, aktivitas tersebut dilakukan tepat di tengah berlangsungnya aktivitas operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi tanggung jawabnya.
Padahal, pemerintah pusat dan daerah sedang gencar-gencarnya melakukan pemberantasan judi online di seluruh wilayah Indonesia.
Tindakan oknum pejabat ini dinilai sangat kontradiktif, di mana ia justru melanggar aturan negara di saat bertugas mengelola program strategis nasional yang menyentuh hajat hidup banyak orang.
Momen Lebaran: Bawa Wanita Bukan Istri ke Kamar Dinas, Terkunci Seharian
Tak berhenti di situ, dugaan pelanggaran disiplin dan norma sosial yang lebih berat kembali mencuat.
Berdasarkan kesaksian saksi mata langsung, Sapta Dwi (Relawan), pada tanggal 21 Maret 2026 – bertepatan dengan momentum Hari Raya Idul Fitri, Abri kedapatan membawa seorang perempuan yang bukan merupakan pasangan sahnya masuk ke dalam kamar dinas Kepala SPPG.
Sapta Dwi, yang saat itu sedang menggantikan petugas keamanan yang libur lebaran, menceritakan kronologi memilukan tersebut kepada awak media di Sibolga, Minggu (24/05/2026).
"Memang benar kejadiannya. Pak Kepala SPPG membawa seorang perempuan masuk ke dalam kamarnya. Bahkan saya sendiri sempat diminta untuk membelikan makanan untuk mereka berdua. Mereka berada di dalam kamar itu terkunci sejak pagi hari dan baru keluar kembali menjelang sore," ungkap Sapta dengan tegas.
Keterangan ini semakin menguatkan dugaan bahwa di tempat yang seharusnya menjadi pusat pelayanan dan pengelolaan gizi anak, justru terjadi hal-hal yang tidak senonoh dan jauh dari nilai etika seorang abdi negara.
Citra Program MBG Tercoreng, Masyarakat Tunggu Sikap Tegas
Program Makan Bergizi Gratis adalah program unggulan pemerintah yang dibangun dengan kepercayaan dan anggaran besar demi kesejahteraan generasi penerus bangsa.
Namun, dugaan perilaku oknum pimpinannya ini dinilai telah merusak kepercayaan masyarakat dan mencoreng citra bersih program tersebut.
Hingga berita ini diunggah, belum ada pernyataan klarifikasi maupun bantahan resmi dari pihak terkait, maupun dari Abri sendiri terkait tuduhan-tuduhan berat yang kini menjadi perbincangan hangat publik.
Masyarakat pun berharap Badan Gizi Nasional segera melakukan investigasi mendalam dan mengambil langkah tegas. Apakah oknum ini layak memegang amanah publik jika disiplin, etika, dan kewajiban hukum saja diabaikan? Kejelasan kasus ini ditunggu demi menjaga marwah pelayanan publik di Kota Sibolga.
Ditulis oleh Demak MP Panjaitan/Pance

Komentar

