Komitmen Pemko Sibolga Perkuat Pemulihan Pascabencana: Workshop Proyek SAFER Digelar, Fokus Air Bersih, Kesehatan dan Perlindungan Anak

Iklan Semua Halaman

.

Komitmen Pemko Sibolga Perkuat Pemulihan Pascabencana: Workshop Proyek SAFER Digelar, Fokus Air Bersih, Kesehatan dan Perlindungan Anak

Staff Redaksi Media DPR Jambi
Rabu, 27 Mei 2026
Komitmen Pemko Sibolga Perkuat Pemulihan Pascabencana: Workshop Proyek SAFER Digelar, Fokus Air Bersih, Kesehatan dan Perlindungan Anak (Gambar: Disinfokom Sibolga / MEDIA-DPR.COM)


SIBOLGA | MEDIA-DPR.COM. Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga Provinsi Sumatra Utara (Sumut), kembali menegaskan keseriusan dan komitmen kuatnya dalam membangun ketangguhan wilayah serta mempercepat pemulihan kondisi masyarakat pasca terjadinya bencana alam. 


Hal ini dibuktikan melalui pelaksanaan Workshop Pembelajaran Implementasi Respons Bencana, yang merupakan bagian dari Proyek SAFER (Sumatra Flood and Landslide Emergency Response). 


Kegiatan berlangsung khidmat di Aula Nusantara I, Kantor Wali Kota Sibolga, Jln. Dr  Sutomo Kota Sibolga Selasa (26/05/2026).di sampaikan Disinfokom Sibolga.

 

Kegiatan ini secara resmi dibuka dan dihadiri langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Sibolga, Josua Hutapea, S.Sos., mewakili pimpinan daerah. Workshop ini menjadi wadah strategis untuk mengevaluasi, berbagi pengalaman, dan merancang langkah yang lebih presisi dalam penanganan dampak bencana banjir dan longsor yang sempat melanda wilayah ini.

 

Dalam sambutannya, Josua Hutapea menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa terima kasih kepada mitra strategis pemerintah, yaitu Persekutuan Pelayanan Kristen untuk Kesehatan di Indonesia (PELKESI) dan Wahana Visi Indonesia (WVI), yang telah hadir dan berkomitmen melaksanakan Program SAFER di wilayah Kota Sibolga.

 

"Pemko, berkomitmen penuh mendukung implementasi program ini hingga tuntas. Kami ingin memastikan seluruh proses pemulihan pascabencana dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata yang positif serta berkelanjutan bagi kehidupan masyarakat," tegas Josua Hutapea.

 

Lebih jauh, Josua juga berharap agar kehadiran PELKESI dan WVI senantiasa berperan aktif dan hadir di garis depan dalam menjamin perlindungan, keamanan, serta kesejahteraan anak-anak dan kelompok masyarakat rentan, yang merupakan pihak paling terdampak dan membutuhkan perhatian khusus selama masa pemulihan berlangsung.

 

Sementara itu, Kepala Program Manager PELKESI, Verdina Puspita Rani, S.Psi., menjelaskan bahwa terselenggaranya workshop ini menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh sekaligus pembelajaran berharga atas pelaksanaan respons kemanusiaan yang telah dilakukan melalui Proyek SAFER di Kota Sibolga.

 

Menurut Verdina, proyek ini adalah wujud nyata kolaborasi sinergis antara PELKESI dan WVI. Fokus utamanya adalah mendukung pemulihan masyarakat yang terdampak bencana melalui tiga sektor utama yang sangat krusial, yaitu sektor WASH (Air Bersih dan Sanitasi Higiene), kesehatan dan gizi masyarakat, serta perlindungan anak dan dukungan psikososial.

 

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif dan pembahasan teknis yang melibatkan sejumlah instansi teknis terkait di lingkungan Pemko Sibolga. 


Beberapa poin krusial yang dibahas secara mendalam antara lain:

 * Distribusi air bersih dan paket kebersihan (hygiene kits) yang dikelola oleh BPBD Kota Sibolga.

* Implementasi program PMBA (Pemberian Makan Bayi dan Anak) untuk menjamin kesehatan dan gizi anak yang dipantau oleh Dinas Kesehatan Kota Sibolga.

* Mekanisme penyaluran bantuan tunai multiguna bagi korban bencana yang menjadi tanggung jawab Dinas Sosial Kota Sibolga.

* Penguatan sistem perlindungan anak serta pemberian dukungan psikososial yang ditangani oleh Dinas PMK, PP, dan PA Kota Sibolga.

 

Kegiatan workshop berjalan dengan lancar, penuh semangat, dan menghasilkan banyak masukan berharga. 


Diharapkan, melalui pertemuan ini, sinergi antarinstansi semakin diperkuat, sehingga efektivitas penanganan tanggap darurat, proses pemulihan pascabencana, hingga upaya mitigasi risiko bencana ke depannya dapat berjalan lebih inklusif, aman, dan berkelanjutan demi kesejahteraan seluruh warga Kota Sibolga.

(Demak MP Panjaitan/Pance)




 


close